Connect With Us

PLN Banten Catat Ada 1.200 Transaksi SPKLU Selama Mudik Lebaran 2024

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 23 April 2024 | 11:21

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo melakukan pengecekan langsung SPKLU untuk kesiapan beroperasi selama masa mudik Lebaran 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 1.200 transaksi terjadi di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama masa mudik Lebaran 2024, terhitung mulai 3 hingga 19 April 2024.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten mencatat jumlah transaksi tersebut meningkat signifikan di 51 unit yang tersebar di 31 lokasi wilayah Banten.

General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis memaparkan, Jumlah ini meningkat enam kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 186 transaksi selama mudik Lebaran tahun 2023.

Kata Mukhlis, hal ini menandakan semakin banyak pemudik yang memilih menggunakan mobil listrik, sehingga konsumsi daya SPKLU PLN mencapai 26.299 kWh selama periode tersebut.

"Dengan melihat angka konsumsi daya SPKLU yang meningkat tinggi, akan menambah semangat kami PLN UID Banten untuk menambah ketersediaan SPKLU di wilayah Provinsi Banten," ungkap Muhklis, Selasa, 23 April 2024.

Saat ini, terdapat 31 titik lokasi SPKLU dan 1 unit SPKLU mobile di jalur mudik tol Jakarta menuju Pelabuhan Merak antara lain di Rest Area KM 13.5A, KM 43, KM 68A, dan di Pelabuhan Merak. Sementara dari arah sebaliknya terdapat SPKLU di Rest Area KM 45 dan 68B.

Selain itu, pada aplikasi PLN Mobile, pemudik dapat mengakses lokasi SPKLU melalui menu Electric Vehicle, serta menggunakan fitur Trip Planner untuk merencanakan perjalanan mobil listrik dengan mudah.

Selama mudik Lebaran, PLN UID Banten menyiapkan 60 posko siaga kelistrikan dengan total 1.368 personil yang siap membantu pengguna mobil listrik.

Abdul Mukhlis menyatakan, pengalaman positif dalam menggunakan mobil listrik selama mudik Lebaran tahun ini akan mendorong semakin banyaknya pengguna mobil listrik pada tahun-tahun mendatang.

"Tahun depan akan semakin banyak pengguna mobil listrik yang mudik menggunakan kendaraan listriknya," katanya.

BANDARA
Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Jumat, 9 Januari 2026 | 19:38

Sinergi antara Bea Cukai dan Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill