Beredar Spanduk Penolakan Safari Politik Jokowi di Tangerang
Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:41
Sejumlah titik di Kabupaten Tangerang mulai terpasang spanduk penolakan kedatangan mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
TANGERANGNEWS.com- Tidak tanggung-tanggung, ada tiga kali long weekend yang bisa dimanfaatkan untuk liburan atau sekadar rehat dari rutinitas di bulan Mei 2025. Libur panjang ini merupakan kombinasi dari hari libur nasional dan cuti bersama yang telah ditetapkan pemerintah.
Bagi para pekerja, pelajar, maupun keluarga dapat segera merancang agenda berlibur atau ingin sekadar menghabiskan waktu bersama orang terdekat.
Berikut rincian tiga long weekend sepanjang Mei 2025 dilansir dari Kompas.tv, Kamis, 24 April 2025.
1. Libur Panjang Awal Mei 2025 (1-4 Mei)
Libur panjang pertama terjadi di awal bulan, tepatnya pada tanggal 1 hingga 4 Mei 2025. Libur ini bisa dinikmati jika mengambil cuti pada Jumat, 2 Mei.
2. Long Weekend Hari Raya Waisak (10-13 Mei)
Libur panjang kedua berlangsung selama empat hari mulai Sabtu, 10 Mei sampai Selasa, 13 Mei 2025.
Libur ini menjadi lebih panjang berkat adanya libur nasional Hari Raya Waisak dan cuti bersama. Berikut jadwal lengkapnya.
3. Libur Akhir Mei Sampai Awal Juni (29 Mei - 1 Juni)
Long weekend ketiga terjadi di akhir bulan, berlanjut hingga awal Juni 2025. Libur berlangsung selama empat hari dari Kamis hingga Minggu.
Demikian tiga kali long weekend di bulan Mei 2025, sehingga menjadi waktu yang tepat untuk merencanakan liburan, pulang kampung, atau menghabiskan waktu berkualitas di rumah bersama keluarga.
Sejumlah titik di Kabupaten Tangerang mulai terpasang spanduk penolakan kedatangan mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
TODAY TAGPeringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak ada 20.878 pengangguran dengan tingkat pendidikan Sarjana di wilayah Tangerang Raya yang mencakup Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews