Connect With Us

66 Persen Masyarakat Indonesia Akui Punya Pengalaman Buruk dengan Polisi, Ini Penyebabnya

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 25 Juni 2025 | 12:18

Ilustrasi kapolsek. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Mayoritas masyarakat Indonesia mengaku pernah memiliki pengalaman tidak menyenangkan saat berurusan dengan aparat kepolisian. 

Hal ini berdasarkan hasil survei bertajuk “Polisi Baik, Polisi Buruk” yang dilakukan oleh GoodStats Id pada Juni 2025.

Survei tersebut menunjukkan, sebanyak 66,2 persen responden menyatakan pernah memiliki pengalaman buruk dengan polisi. 

Artinya, dua dari tiga orang yang pernah berinteraksi dengan polisi dalam dua tahun terakhir merasakan hal yang negatif.

Pengalaman buruk paling banyak dirasakan adalah pungli atau permintaan uang secara terang-terangan maupun terselubung, dengan angka mencapai 55,1 persen. 

Selain itu, 41,8 persen responden mengeluhkan lambatnya penanganan atau respon dari polisi terhadap laporan atau kasus yang mereka alami.

Tak hanya itu, ketidakadilan dalam penegakan hukum seperti salah tangkap atau dipaksa mengaku melakukan kejahatan yang tidak diperbuat, juga dirasakan oleh 22,3 persen masyarakat. 

Sementara 17 persen mengaku mendapatkan perlakuan tidak ramah atau kasar dari petugas. Sisanya, sekitar 40,6 persen mencatat pengalaman negatif lainnya yang tidak dirinci dalam survei.

Yang menjadi perhatian, dari banyaknya pengalaman buruk itu, sebanyak 60 persen responden mengaku tidak pernah melaporkan pengalaman tersebut kepada lembaga berwenang. 

Padahal, hal ini bisa menjadi sinyal bahwa masyarakat masih merasa ragu atau tidak percaya diri untuk menempuh jalur pelaporan resmi.

Adapun survei ini dilakukan secara daring pada 8 hingga 20 Juni 2025 dan melibatkan 1.000 responden. Selain metode survei online, temuan juga diperkuat melalui diskusi kelompok terarah atau FGD.

Berikut lima pengalaman buruk utama masyarakat dengan polisi berdasarkan survei.

  1. Pungutan liar (pungli) atau permintaan imbalan secara terang-terangan maupun terselubung: 55,1 persen
  2. Kelambatan dalam merespons atau penanganan kasus yang terlalu lama: 41,8 persen
  3. Ketidakadilan dalam penegakan hukum seperti salah tuduh, salah tangkap, atau pemaksaan untuk mengaku: 22,3 persen
  4. Pelayanan yang tidak ramah atau bahkan kasar: 17 persen
  5. Pengalaman buruk lainnya yang tidak disebutkan secara rinci: 40,6 persen.
TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

SPORT
Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:57

Berlaga di kandang lawan justru tidak membuat Persita Tangerang gentar. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane mampu menekuk lutut Persik Kediri dengan skor telak 1-5 dalam laga pekan kedelapan Super League 2026-2027 yang digelar di Stadion Brawijaya

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill