Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya
Rabu, 1 April 2026 | 14:23
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah mengakselerasi pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat dengan memulai Cek Kesehatan Gratis di Sekolah (CKG Sekolah) yang dimulai sejak Senin 4 Agustus 2025.
CKG Sekolah menargetkan 53,8 juta siswa dari tingkat dasar hingga menengah, mencakup SD, SMP, SMA, SMK, madrasah, pesantren, sekolah rakyat, dan sekolah luar biasa (SLB).
“Karena sekolah rakyat itu adalah sekolah berasrama, jadi kemarin kita mulainya duluan. Kita sudah melakukan cek kesehatan gratis sekolah rakyat di 72 sekolah,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Selasa 5 Agustus 2025.
Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan kepada anak-anak, masalah gigi menjadi keluhan yang paling umum, disusul gangguan mata dan anemia.
“Saya juga terkejut, ternyata banyak anak kita memiliki masalah gigi, mata, dan kecemasan akibat penggunaan gadget,” ujarnya.
Salah satu jenis pemeriksaan dalam CKG Sekolah adalah pemeriksaan kesehatan jiwa.
Budi menekankan hal ini penting, mengingat selama ini deteksi dini terhadap gangguan mental anak masih belum optimal. “Kita mulai ukur (tingkat) kecemasan, depresi, agar bisa ditindaklanjuti lebih awal,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes Maria Endang Sumiwi menjelaskan, program CKG Sekolah menyasar anak usia 7 hingga 17 tahun.
Adapun jenis pemeriksaan yang dilakukan disesuaikan dengan jenjang pendidikan para siswa.
“Dalam Cek Kesehatan Gratis itu juga sesuai dengan masalah-masalah kesehatan yang dihadapi anak-anak kita, juga beban penyakit yang besar yang dihadapi oleh masyarakat. Itu yang menentukan apa saja yang nanti kita periksa,” ujar Maria.
Berikut daftar pemeriksaan yang dilakukan pada CKG Sekolah:
Pemeriksaan Bagi Siswa SD/Sederajat (7-12 tahun)
1. Status gizi
2. Merokok (kelas 5-6)
3. Tingkat aktivitas fisik (kelas 4-6)
4. Tekanan darah
5. Gula darah
6. Tuberkulosis
7. Telinga
8. Mata
9. Gigi
10. Jiwa
11. Hati (hepatitis B)
12. Kesehatan reproduksi (kelas 4-6)
13. Riwayat imunisasi (kelas 1)
Pemeriksaan Bagi Siswa SMP/Sederajat (13 - 15 tahun)
1. Status gizi
2. Merokok
3. Tingkat aktivitas fisik
4. Tekanan darah
5. Gula darah (kelas 7)
6. Tuberkulosis
7. Talasemia
8. Anemia (kelas 7)
9. Telinga
10. Mata
11. Gigi
12. Jiwa
13. Hati (hepatitis B dan C)
14. Kesehatan reproduksi
15. Riwayat imunisasi HPV (kelas 9 putri)
Pemeriksaan Bagi Siswa SMA/Sederajat (16 - 17 tahun)
1. Status gizi
2. Merokok
3. Tingkat aktivitas fisik
4. Tekanan darah
5. Gula darah
6. Tuberkulosis
7. Talasemia
8. Anemia (kelas 10 putri))
9. Telinga
10. Mata
11. Gigi
12. Jiwa
13. Hati (hepatitis B dan C)
14. Kesehatan reproduksi
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak, guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.
Punya hobi ngonten atau sekadar suka berbagi momen estetik di media sosial? Tahun ini adalah kesempatan emas bagi kamu untuk mengubah kreativitas menjadi pundi-pundi hadiah.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews