Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com- Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menyebut warga yang pernah terindikasi bermain judi online (judol) tetap memiliki peluang untuk kembali menerima bantuan sosial (bansos).
Menurutnya, kesempatan itu diberikan jika mereka benar-benar berasal dari keluarga kurang mampu yang masih membutuhkan bantuan.
“Kita beri kesempatan sekali lagi untuk mereka re-aktivasi, untuk bisa melakukan langkah-langkah agar mereka bisa dapat bansos lagi,” ujar Gus Ipul dikutip dari detikcom, Kamis, 25 September 2025.
Proses pengaktifan kembali dapat dilakukan melalui berbagai jalur.
Masyarakat bisa mendatangi perangkat kelurahan atau desa, maupun meminta bantuan ke Dinas Sosial setempat di tingkat kabupaten atau kota.
“Atau bisa pula lewat SIKS-NG yang sudah disediakan,” tutur Gus Ipul.
Selain itu, para pemain judol itu juga bisa meminta pendampingan dari petugas Program Keluarga Harapan (PKH) maupun pemerintah desa untuk mengurus pengajuan kembali.
Gus Ipul menambahkan, kesempatan ini berlaku bagi semua penerima yang sebelumnya dihentikan karena terbukti terlibat judi online.
“Jadi siapa saja yang tidak menerima bansos lagi karena terindikasi pemain judol, maka diberi kesempatan untuk re-aktivasi,” pungkasnya.
TODAY TAGPercepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews