Connect With Us

Transaksi Harbolnas 2025 Ditarget Capai Rp35 Triliun

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 5 Desember 2025 | 14:01

ShopTokopedia, dalam aplikasi TikTok, meluncurkan fitur PayLater untuk memudahkan masyarakat berbelanja online, termasuk jelang tanggal gajian. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Angka fantastis dibidik oleh pemerintah dalam gelaran Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, secara tegas mematok target transaksi yang harus dicapai Rp35 triliun.

“Saya patok target saja, Rp35 triliun, siap?” ujar Menko Airlangga, dikutip dari Antara, Kamis 4 Desember 2025.

Target ambisius ini diharapkan mampu membuat Harbolnas yang akan berlangsung pada 10-16 Desember, menyumbang hingga 30 persen dari total transaksi e-commerce nasional.

Menurut Airlangga, Harbolnas 2025 bukan sekadar ajang diskon, melainkan mesin pendorong ekonomi di bulan Desember.

Bersama program unggulan lain seperti Every Product Is Cheap (EPIC) Sale dan Belanja di Indonesia Saja, Harbolnas ditargetkan mengungkit belanja masyarakat untuk mencapai spending total di bulan Desember sebesar Rp110 triliun.

“Jadi harapannya ini bisa jadi mengungkit pembelian. Kemudian tentu produk lokal kita harapkan bisa ditingkatkan,” tambah Menko Airlangga, menekankan pentingnya peningkatan produk lokal dalam transaksi.

 

Diikuti 1.000 Pelaku Usaha Online

Ketua Umum Asosiasi Ecommerce Indonesia (iDEA), Hilmi Adrianto, menyambut target ini dengan optimistis. Ia menyebut Harbolnas kini telah menjadi simbol inovasi dan kolaborasi pelaku usaha.

“Momentum ini hadir di tengah pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil, yaitu 5,04 persen secara tahunan pada triwulan ketiga 2025, yang menjadi landasan optimisme bagi kita semua,” kata Hilmi.

Lebih dari 1.000 pelaku usaha digital telah bergabung dalam Harbolnas, menunjukkan dampak besar acara ini pada ekosistem digital.

Hilmi juga mencatat bahwa berkat kerja sama yang solid, peningkatan transaksi Harbolnas rata-rata terjadi di angka 30 persen setiap tahunnya.

Harbolnas, menurut iDEA, adalah lokomotif yang tidak hanya meningkatkan daya beli, tetapi juga memperkuat ekosistem digital nasional dan membuka ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

KOTA TANGERANG
Kerahkan 200 Personel, Pemkot Tangerang Bongkar Lapak PKL yang Bikin Macet di Pasar Sipon

Kerahkan 200 Personel, Pemkot Tangerang Bongkar Lapak PKL yang Bikin Macet di Pasar Sipon

Rabu, 21 Januari 2026 | 20:32

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menerjunkan petugas gabungan untuk menertibkan kawasan Pasar Sipon dari pedagang kali lima (PKL) liar di sepanjang Jalan Irigasi Sipon, Cipondoh, Kota Tangerang.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill