Connect With Us

Warga Serpong dan Ciledug Jadi Korban Tewas Kebakaran Gedung Terra Drone

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 12 Desember 2025 | 16:25

Petugas Puslabfor Mabes Polri melakukan olah TKP kebakaran Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus), pada Selasa 9 Desember 2025, siang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGANEWS.com-Sebanyak 22 korban tewas dalam kebakaran Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus), pada Selasa 9 Desember 2025, siang.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah mengidentifikasi tujuh kantong jenazah korban insiden gudang baterai drone tersebut.

Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol Nyoman Eddy Purnama Wirawan menyampaikan proses identifikasi dilakukan melalui sidik jari, pemeriksaan gigi, catatan medis, hingga kecocokan properti pribadi di RS Polri Kramat Jati, pada Rabu 10 Desember 2025.

"Demikian ada tujuh yang telah teridentifikasi pada hari ini," jelasnya di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Dari tujuh korban tersebut dua di antaranya berasal dari Tangerang yakni Mochamad Apriyana, 40, warga Sudimara Jaya, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang dan Ninda Tan, 32, warga Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel.

Kemudian Pariyem, 31, warga Lampung Barat; Muhammad Ariel Budiman, 24, warga Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Della Yohana Simanjuntak, 22, warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Berikutnya, Nazaellya Tsabita Nurazisha, 27, warga Tanah Abang, Jakarta Pusat dan Athiniyah Isnaini Rasyidah, 18, warga Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

Diketahui, kebakaran yang melanda Gedung Terra Drone, diduga berawal dari sebuah baterai drone yang terbakar di lantai 1 gedung tersebut.

Pegawai sempat sempat berusaha memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR), namun gagal. Alhasil, asap akibat kebakaran itu terus merambat ke lantai lain menyusul api yang membakar seluruh bangunan, seperti dilansir dari CNN Indonesia.

Sebagai korban selamat dalam peristiwa kebakaran itu berhasil dievakuasi melalui rooftop bangunan.

Namun sebanyak 22 orang tidak bisa menyelamatkan diri. Banyak korban tewas yang ditemukan di lantai tiga hingga lantai lima. Dugaan sementara, mereka meninggal dunia karena lemas akibat terlalu banyak menghirup asap.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

HIBURAN
ESMOD Jakarta Tampilkan 26 Karya Mahasiswa di Senayan City Fashion Nation ke-20

ESMOD Jakarta Tampilkan 26 Karya Mahasiswa di Senayan City Fashion Nation ke-20

Sabtu, 19 September 2026 | 21:40

ESMOD Jakarta kembali tampil dalam ajang Senayan City Fashion Nation edisi ke-20 bertajuk ESMOD Jakarta–First Edit. Dalam peragaan tersebut, sebanyak 26 looks ditampilkan.

KOTA TANGERANG
Edarkan 1.623 Butir Obat Keras Berbagai Merk di Benda Tangerang, Dua Pelaku Diringkus

Edarkan 1.623 Butir Obat Keras Berbagai Merk di Benda Tangerang, Dua Pelaku Diringkus

Sabtu, 19 September 2026 | 22:20

Jajaran Polsek Benda, Polres Metro Tangerang Kota mengamankan dua orang terduga pelaku peredaran obat keras ilegal dalam Operasi Nila.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill