Connect With Us

Program MBG Berpotensi Merugi Rp1,27 T Per Pekan Gegara Makanan Terbuang

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 25 Februari 2026 | 14:55

Pelaksanaan program makan bergizi gratis di Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi mengalami kerugian akibat makanan terbuang mencapai Rp1,27 triliun setiap pekan. 

Hal ini terungkap melalui studi internal yang dilakukan Center of Economic and Law Studies (CELIOS). 

Peneliti CELIOS Isnawati Hidayah mengatakan, persoalan makanan yang tidak dikonsumsi siswa menjadi salah satu sorotan utama dalam pelaksanaan program tersebut.

“Kalau kita membicarakan MBG memang tidak ada habisnya. Banyak sekali keresahan terutama dari para orang tua. Makanannya itu banyak yang dibuang dan belum ada yang bisa meng-capture sebenarnya loss-nya itu seberapa,” ujar Isnawati dikutip dari katadata.co.id, Rabu, 25 Februari 2026.

Menurut dia, CELIOS melakukan kalkulasi untuk memperkirakan potensi uang negara yang hilang akibat makanan yang ditolak atau tidak dikonsumsi anak-anak.

 Penolakan disebut dipicu sejumlah faktor, mulai dari rasa yang tidak sesuai selera, kebersihan yang dinilai kurang higienis, hingga kualitas gizi yang dianggap belum memadai.

Perhitungan dilakukan dalam dua skenario, yakni minimal dan maksimal. Dalam skenario minimal, diperkirakan 62 juta porsi makanan terbuang setiap minggu dengan estimasi kerugian sekitar Rp622 miliar per pekan. 

Sementara dalam skenario maksimal, jika tingkat penolakan lebih tinggi, potensi kerugian dapat menembus Rp1,27 triliun per minggu.

“Kalau kita menggunakan asumsi penolakan maksimal, itu bisa mencapai Rp 1,27 triliun setiap minggunya,” kata Isnawati.

Sebagai gambaran, pada kuartal pertama tahun ini pemerintah berencana mengalokasikan APBN sebesar Rp62 triliun untuk program MBG. 

Adapun realisasi belanja sepanjang tahun lalu tercatat mencapai Rp51,5 triliun.

CELIOS juga membandingkan potensi dana terbuang tersebut dengan pembayaran iuran BPJS Kesehatan. Dalam skenario minimal, dana yang hilang per bulan disebut setara dengan iuran sekitar 15,5 juta jiwa selama satu bulan penuh. 

Sedangkan pada skenario maksimal, nilainya setara pembayaran iuran bagi sekitar 31,6 juta jiwa dalam periode yang sama.

“Jadi sebenarnya uang yang terbuang sebanyak itu dalam perminggunya, kalau kita asumsikan satu bulan saja, bisa untuk membayar BPJS masyarakat secara gratis,” ujarnya.

Berdasarkan temuan tersebut, CELIOS merekomendasikan penghentian sementara program MBG yang disertai reformasi total tata kelola dan distribusi.

Lembaga itu juga mendorong dilakukannya audit transparan serta evaluasi menyeluruh untuk mencegah potensi pemborosan anggaran yang lebih besar di masa mendatang.

“Rekomendasi kami konsisten, yaitu moratorium, reformasi total MBG, dan audit transparan evaluasi, sehingga mencegah pemborosan uang rakyat yang lebih besar,” kata Isnawati.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

BANDARA
Selama Ramadan 67.200 Takjil Gratis dan 89 Fasilitas Ibadah Disiapkan di Bandara Soetta

Selama Ramadan 67.200 Takjil Gratis dan 89 Fasilitas Ibadah Disiapkan di Bandara Soetta

Jumat, 20 Februari 2026 | 20:05

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membagikan total 67.200 boks takjil gratis kepada para penumpang yang menjalankan ibadah puasa di Terminal 1, 2, dan 3.

TANGSEL
Jaga Stok Selama Ramadan, Satgas Pangan Tangsel Gencar Sidak Pasar Cegah Penimbunan

Jaga Stok Selama Ramadan, Satgas Pangan Tangsel Gencar Sidak Pasar Cegah Penimbunan

Selasa, 24 Februari 2026 | 22:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memberikan peringatan keras kepada para oknum yang mencoba bermain dengan stok kebutuhan pokok selama Ramadan 1447 Hijriah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill