Connect With Us

Mandala Terbebas dari Larangan Terbang Uni Eropa

| Jumat, 17 Juli 2009 | 15:54

TANGERANGNEWS– Mandala Airlines menyambut baik keputusan Komisi Eropa untuk menghapus Mandala dari daftar maskapai penerbangan Indonesia yang dilarang terbang ke Eropa. Pengumuman resmi mengenai pencabutan ini dilakukan sebagai tindak lanjut rekomendasi dari Komite Keselamatan Penerbangan UE yang mengusulkan Mandala Airlines untuk dicabut dari daftar maskapai penerbangan yang dilarang terbang ke Eropa. Mandala bersama dengan tiga maskapai penerbangan Indonesia lainnya dicabut dari ketentuan larangan terbang yang telah diberlakukan bagi seluruh maskapai penerbangan Indonesia sejak Juli 2007. Presiden Direktur Mandala Airlines, Diono Nurjadin dalam siaran persnya yang diterima redaksi, menyambut baik keputusan tersebut dan memberikan penghargaan yang sebesarnya kepada Menteri Perhubungan, Bapak Jusman Syafii Djamal, Dirjen Perhubungan Udara, Bapak Herry Bhakti Singayuda dan seluruh staf di Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Diono menambahkan bahwa Mandala secara penuh berkomitmen dalam proses pengembangan yang berkelanjutan ini dan akan terus bekerjasama dengan pemerintah untuk secara aktif mendukung pemeriksaan dan audit keselamatan penerbangan secara konsisten. Mandala akan melanjutkan investasinya dalam melakukan training dan keselamatan penerbangan seiring dengan penambahan jumlah pesawat dan jaringan rute penerbangan. Diono Nurjadin juga mengucapkan terimakasih atas dukungan yang telah diberikan oleh seluruh stakeholders, rekan bisnis dan Airbus dalam memperkenalkan keselamatan penerbangan, pemeriksaan yang berkualitas dan sistem yang diperlukan guna memenuhi standar kriteria keselamatan penerbangan yang ditetapkan oleh Uni Eropa. Meskipun Mandala masih belum memilki rencana jangka pendek untuk terbang ke Eropa, Diono Nurjadin menyatakan bahwa pencabutan larangan terbang ini akan memberikan kesempatan untuk mendorong sektor pariwisata Indonesia dan masyarakat Eropa yang tinggal di Indonesia dapat menikmati indahnya pulau-pulau dan kekayaan budaya Indonesia. “Indonesia tidak dapat menangkap dengan baik seluruh potensi kunjungan wisata dikarenakan adanya larangan terbang UE ini. Kami menyambut kesempatan untuk dapat memberikan pelayanan udara bagi para wisatawan dan bekerjasama dengan maskapai penerbangan internasional dalam memberikan layanan interline connection sehingga dapat mendorong kunjungan wisata ke Indonesia. Saya melihat kesempatan besar yang dapat diraih dari kerjasama dengan maskapai penerbangan maupun industri perjalanan wisata, terutama dalam menghadapai Asean Free Trade Agreement (AFTA) di tahun 2010,” lanjutnya. Mandala saat ini melayani 17 kota tujuan penerbangan di Indonesia dan hanya mengoperasikan armada Airbus yang perawatannya dipercayakan kepada Singapore Airlines Engineering Company (SIAEC). Mandala menerapkan open door policy untuk dapat diaudit oleh pihak ketiga.(irsa)
PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

OPINI
Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka

Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38

Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

KOTA TANGERANG
Maryono Wanti-wanti Kontraktor Proyek di Kota Tangerang: Jangan Cuma Kejar Untung!

Maryono Wanti-wanti Kontraktor Proyek di Kota Tangerang: Jangan Cuma Kejar Untung!

Kamis, 5 Februari 2026 | 19:45

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengingatkan agar pelaku jasa konstruksi yang mengerjakan proyek pembangunan di Kota Tangerang agar tidak hanya mengejar margin keuntungan semata, namun juga memberi manfaat bagi masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill