Connect With Us

SBY Resmikan Gedung Baru Garuda

| Kamis, 23 Juli 2009 | 15:37

TANGERANGNEWS-Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan penggunaan gedung baru ”Garuda Indonesia Management Building” yang terletak di area Garuda Indonesia City Center, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (23/7). Bersama dengan itu, Presiden juga meresmikan pemakaian Garuda Corporate Idenetity Brand Refresh dan penggunaan dua pesawat brand new Airbus A330-200 dan Boieng B-737-800NG (Next Generation) dengan fasilitas hiburan audio dan video yang canggih serta interior dan exterior. Acara peresmian tersebut dihadiri oleh beberapa menteri Kabinet antara lain Menteri Koordinator perekonomian, Sri Mulyani, Menteri perhubungan Jusman Syafii Djamal, Menteri Negara BUMN Soyan Djalil, Menteri kebudayaan dan Pariwisata Jero Wajik, Kapolri dan juga para duta besar Negara sahabat. Menurut Director Garuda Indonesia Amir Syah Shatan, Gedung Manajemen Garuda Indonesia yang diresmikan memiliki empat lantai dengan luas kurang lebih 17 ribu meter persegi di atas tanah seluas lima hektar. Gedung ini dibangun dengan konsep modern, elegan dan dinamis. Gedung ini juga dilengkapi dengan teknologi yaki jaringan telekominikasi IP-Phone sehingga menghemat biaya telekomunikasi. Dengan teknologi tersebut, proses bisnis akan dapat dilaksanakan dan dikembangkan secara paperless dan sangat efisien. Selain itu, sesuai konsep layan baru Garuda Indonesia juga memperkenalkan pesawat baru Airbus A330-200 dan B-737-800NG yang telah dilengkapi dengan In-flight enetrainment (IFE) canggih berupa audio dan video on demand ( avod ). Pada setiap kursi dengan fasilitas 25 pilihan film, 10 program TV, serta 35 pilihan album musik dan 25 interaktif video games. Pada kelas bisnis pesawat A-330-200 juga telah dilengkapi dengan kursi Flat bed yang dapat direbahkan hingga 180 kedepan, seluruh pesawat Garuda Indonesia akan diperlengkapi dengan fasilitas hiburan ( FE yang canggih. Meski dihadapkan dengan kondisi eksternal yang kurang mendukung lanjut Amir Syah Shatan, seperti krisis global dan penyebaran wabah penyakit dunia, program transformasi bisnis yang telah dijalankan Garuda Indonesia sejak tahun 2005 telah memberikan hasil maksimal secara perlahan. Namun yag pasti Garuda berhasil mengurangi kerugian dari Rp. 811 M pada tahun 2004, menjadi Rp. 688 M, pada tahun 2005, lalu turun menjadi Rp. 197 M pada 2006. Bahkan Garuda berhasil melakukan turn around pada 2007 dan mampu meraih keuntungan sebesar Rp. 60 M dan, pada 2008 keuntungan Garuda meningkat secara signifikan menjadi Rp.669 M. Untuk menghadapi perkembangan bisnis kedepan, Garuda telah menyiapkan konsep pengembangan perusahan yaitu “ Quantum leap” hingga 2014. untuk itu langkah program Quantum leap tersebut adalah peremajaan dan peningkatkan armada dari 56 peswat menjadi 116 peswat, peningkatan frekuensi penerbangan per minggu dari 1700 menjadi 3000. Ungkap Dia.( dedi)
TEKNO
Rekomendasi 10 Aplikasi HRD Agar Tidak Ribet Urusan Administrasi

Rekomendasi 10 Aplikasi HRD Agar Tidak Ribet Urusan Administrasi

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:11

Pesatnya perkembangan teknologi dan segala hal yang mulai beralih ke digital, memberikan tantangan tersendiri bagi pekerjaan Human Resource (HR), yang tentunya menjadi semakin kompleks.

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

TANGSEL
Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:20

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.

NASIONAL
Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28

Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill