Connect With Us

Uang Sangat Pengaruhi Kualitas Cinta

FER | Jumat, 27 Mei 2016 | 21:00

Pergi liburan bersama pasangan (Istimewa / Bello.id)

TANGERANG— Dalam sebuah kehidupan yang ideal dan serba sempurna, cinta tentunya lahir dari hati secara tulus. Kenyataannya, menurut studi, hubungan asmara dan cinta dipengaruhi oleh pertimbangan materi.

Berdasarkan studi, sekarang ini, pilihan mencintai seseorang berangkat dari strategi untuk memperbaiki kondisi kehidupan yang berhubungan dengan uang serta materi.

“Kami ingin memahami dengan baik bagaimana ketertarikan psikologi terhadap uang dalam pengaruhnya pada hubungan asmara. Sebab, tak semua orang mau mengakui adanya subyek ini. Tujuannya agar semua orang memiliki perspektif mengenai hubungan yang mereka jalani,” jelas Darius Chan, profesor dari University of Hong Kong.

Chan yang memimpin studi menjalankan dua eksperimen terhadap mahasiswa di China yang tengah menjalani hubungan asmara dalam kurun waktu minimal tujuh tahun.

Chan meminta semua responden untuk berpikir mengenai pasangan masing-masing dalam kondisi kaya dan miskin.

Pada eksperimen pertama di mana pasangan diminta untuk memikirkan pasangan mereka memiliki kemapanan finansial dan kualitas daya tarik mereka secara fisik. Lalu, eksperimen kedua, mereka diminta untuk melihat pasangan mereka dalam kondisi serba kekurangan.

Hasilnya, wanita yang merasa diri mereka kaya tidak memiliki standar fisik pada pasangan pria.

Kemudian, eksperimen kedua menunjukkan adanya perilaku responden yang lebih mudah tertarik dengan pasangan mapan ketimbang pasangan dalam kondisi pas-pasan.

“Pria kaya mencari pasangan yang cantik dan memiliki standar tinggi, mereka juga memilih menjalani hubungan jangka pendek. Kondisi serupa tidak ditemukan pada pria kekurangan uang,” jelas Chan.

“Sementara itu, wanita yang telah berkomitmen pada hubungan, faktor uang menggerakkan mereka untuk lebih berstrategi dalam finansial. Sebab, putus hubungan yang telah berjalan lama dianggap merugikan mereka secara peluang reproduksi,” urainya.

Singkatnya, studi merangkum bahwa finansial seseorang bisa memberikan pengaruh signifikan terhadap kehidupan percintaan mereka.

Chan menjelaskan bahwa hasil studi ini tak berlaku pada semua budaya, tetapi secara umum, penemuannya berlaku pada perilaku manusia sekarang ini.

Hasil studi Chan dan rekan-rekan penelitinya telah dipublikasikan dalam jurnal Frontier in Psychology.

 

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

TEKNO
Terapkan Verifikasi Usia, Roblox Hapus Fitur Chat untuk Pengguna Anak di Indonesia

Terapkan Verifikasi Usia, Roblox Hapus Fitur Chat untuk Pengguna Anak di Indonesia

Rabu, 6 Mei 2026 | 08:52

Platform gim sandbox Roblox menerapkan sistem verifikasi usia bagi penggunanya di Indonesia. Hal ini lantaran menyesuaikan dengan PP Nomor 17 Tahun 2025 yang mengatur tata kelola sistem elektronik dalam pelindungan anak.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill