Connect With Us

Terpeleset Licinnya Minyak Goreng

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 23 April 2022 | 09:17

Pemerhati politik dan kebangsaan, M. Rizal Fadillah. (@TangerangNews / Net)

M Rizal Fadillah, Pemerhati Politik dan Kebangsaan

 TANGERANGNEWS.com-Akhirnya dugaan publik terbukti bahwa kelangkaan minyak goreng adalah permainan korporasi yang berkolusi dengan birokrasi. Rakyat dikorbankan untuk antre dan menjerit serta membeli dengan harga tinggi. Doa rakyat yang terzalimi didengar dan terbukalah borok-borok pebisnis kriminal. Empat orang dinyatakan tersangka. Semoga jadi pembuka pintu untuk melihat semakin banyak orang yang terlibat.

Kejutan ternyata pembisik Menteri, yakni Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wishnu Wardhana adalah bagian dari mafia minyak goreng. Lalu Master Parulian Tumanggor Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Stanley M A Senior Manager Corporate Affairs Permata Hijau Group dan Picare Togar Sitanggang General Manager PT Musim Mas. Keempatnya menjadi tahanan Kejaksaan Agung.

Banyak pelanggaran hukum yang dilakukan keempat orang ini di antaranya ialah melabrak ketentuan penjualan domestik DMO (Domestic Market Obligation) dan DPO (Domestic Price Obligation). Menjual CPO dan produk turunannya ke luar negeri dengan harga bagus, sementara konsumen domestik dipaksa mengular antre kelangkaan. Ada yang meninggal segala. Sadis juga.

Kejaksaan Agung cepat bergerak mengapa bukan Kepolisian atau KPK ? Ya berlomba dalam kebaikan lah. Rupanya Kejaksaan Agung yang lebih gesit. Kepolisian pernah menyatakan tidak ada mafia, sementara KPK diam seribu bahasa. Jaksa Agung dikenal “dekat” dengan PDIP sementara KPK “dekat” dengan Istana. Setelah Mbak Mega menyarankan emak-emak untuk tidak menggoreng tetapi merebus, rupanya Mbak ini sedang sedikit-sedikit merebus Istana.

Minyak goreng memang licin dan potensial membuat banyak orang terpeleset. Empat orang sudah tergelincir. Mafia tentu bukan hanya empat orang. Mustahil segelintir orang itu mampu mengelola kartel. Di birokrasi pertanyaan adakah ujung pemain itu Dirjen atau Menteri dan mungkin sampai Presiden ? Foto “dekat” Parulian Tumanggor dengan orang Istana Moeldoko dan Luhut Panjaitan beredar viral di media sosial. Kata jubir Luhut Jodi Mahardi, itu hanya “pertemanan”.

Soal korporasi dahulu penerima suntikan atau “subsidi” dari BPDPKS sebesar Rp7,5 triliun di samping Wilmar Group dan Musim Mas, juga Darmex Agro Group, First Resources dan Louis Dreyfus Company. Adakah keterlibatan tiga perusahaan terakhir? Lalu bagaimana dengan raja sawit dan minyak goreng Salim Group dan Sinar Mas Group, bersihkah dari mafia minyak goreng? Dua petinggi Sinar Mas menjadi orang kepercayaan Jokowi. Gandi Sulistiyanto sebagai Dubes Korsel dan Donny Rahajoe menjadi Kepala Badan Otorita IKN.

Rakyat berharap Kejagung melakukan bongkar habis mafia minyak goreng. Akan tetapi jika kerja Kejaksaan Agung hanya bermain di tataran tekan-tekanan politik semata, maka tentu skeptis akan kemampuan untuk membongkar habis mafia minyak goreng tersebut.

Meskipun demikian permainan belumlah usai, rakyat masih akan terus melihat. Kemana arah si licinnya minyak goreng ini. Menggelincirkan siapa lagi? Atau mungkin akan ada kejutan balasan pantun dari ruang Istana ?

Yang jelas masyarakat masih menikmati harga minyak goreng yang mahal.

Rupanya pengusaha belum puas untuk mengeruk keuntungan besar.

 

Bandung, 22 April 2022

KOTA TANGERANG
Terjebak Macet di Lokasi Kebakaran, 2 Spesialis Curanmor Asal Lampung Diringkus Polsek Ciledug

Terjebak Macet di Lokasi Kebakaran, 2 Spesialis Curanmor Asal Lampung Diringkus Polsek Ciledug

Kamis, 8 Januari 2026 | 18:08

Aksi dua spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial ES, 21, dan SM, 25, di wilayah Larangan, Kota Tangerang menjadi yang terakhir.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Status Tanggap Darurat Sampah di Tangsel Diperpanjang Sampai 19 Januari

Status Tanggap Darurat Sampah di Tangsel Diperpanjang Sampai 19 Januari

Kamis, 8 Januari 2026 | 16:03

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memperpanjang status tanggap darurat sampah yang semula berakhir pada 5 Januari, kini menjadi sampai 19 Januari 2026.

BANDARA
Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Sepanjang Libur Nataru 2026 Tembus 3,52 Juta

Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Sepanjang Libur Nataru 2026 Tembus 3,52 Juta

Rabu, 7 Januari 2026 | 20:28

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, sukses menutup periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dengan catatan performa yang gemilang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill