Connect With Us

Jangan Biarkan Anak Jadi Korban, Saatnya Kritis pada Figur Publik

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 29 September 2025 | 14:35

Sausan Dwiyani, Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

Oleh: Sausan Dwiyani, Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Tangerang.

 

TANGERANGNEWS.com-Ada kabar mengejutkan tentang dugaan kasus asusila yang melibatkan MR, seorang tokoh agama di Kebalen, Babelan. Selama ini, MR dikenal sebagai orang yang berilmu, sering diundang untuk berceramah, dan aktif di media sosial membahas soal aqidah. Karena itu, banyak warga kaget saat mendengar namanya dikaitkan dengan perbuatan tercela terhadap anak angkatnya sendiri, ZA.

Pengakuan ZA semakin membuat hati terenyuh. Ia mengaku menjadi korban pelecehan sejak usia 12 tahun hingga kini duduk di bangku kuliah. Bahkan, ada dugaan ia kerap ditekan untuk memberikan video pribadi sebagai syarat ketika meminta biaya kuliah. Bukti berupa chat, rekaman suara, hingga video juga disebut sudah diserahkan kepada polisi.

Warga pun heran kenapa laporan yang sudah masuk ke Polres Metro Bekasi sejak lama belum juga ditindaklanjuti dengan penangkapan. Padahal, karena kasus ini menyangkut kekerasan seksual pada anak, seharusnya proses hukum berjalan cepat agar ada kepastian dan keadilan.

Kasus ini bukan cuma tentang seorang anak yang kehilangan masa kecilnya, tapi juga tentang hancurnya kepercayaan masyarakat pada sosok yang dianggap panutan. Kalau terbukti benar, perbuatan MR bukan hanya melanggar hukum, tapi juga merupakan pengkhianatan moral yang sangat berat.

Masyarakat menanti tindakan tegas dari aparat. Jika kasus ini dibiarkan berlarut, hal itu hanya akan menambah penderitaan korban dan membuat kepercayaan publik pada penegakan hukum semakin hilang.

Kini, saatnya kita lebih waspada. Anak-anak harus benar-benar dilindungi tanpa pengecualian, siapa pun pelakunya. Masyarakat juga perlu lebih kritis terhadap figur publik, jangan hanya menilai dari gelar atau penampilan luar. Hukum harus ditegakkan supaya korban mendapat keadilan dan kepercayaan masyarakat tidak makin hilang.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

NASIONAL
Jadi Pemasok ke NTT, Warga Aceh Ditangkap di Tangerang Simpan 42 Ribu Butir Narkoba dan Obat Keras

Jadi Pemasok ke NTT, Warga Aceh Ditangkap di Tangerang Simpan 42 Ribu Butir Narkoba dan Obat Keras

Senin, 18 Mei 2026 | 21:15

Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggulung jaringan pengedar psikotropika lintas pulau.

OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill