Connect With Us

Terkait DIRE, Tangerang Diajak Berunding Pemerintah

EYD | Rabu, 2 Maret 2016 | 10:12

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Pemerintah memutuskan menurunkan tarif pajak penghasilan dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) masing-masing menjadi 0,5% dan 1%. Itu untuk produk dana investasi real estate berbentuk kontrak investasi kolektif (DIRE-KIK).

Namun, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengakui keputusan tersebut masih harus dibicarakan dengan pemerintah daerah yang memiliki potensi properti. Di antaranya, DKI Jakarta, Tangerang, Surabaya, dan Bogor.

“Kami masih akan membicarakan dengan pemda yang punya potensi untuk mengembangkan komplek propertinya. Kami akan bicara mengenai kesediaan mereka untuk mengurangi BPHTB khusus untuk DIRE,” katanya, Jakarta, Rabu (2/3/2016).

Dengan kata lain, menurut Darmin, pihaknya tak akan memaksa pemerintah daerah menjalankan keputusan tersebut. Jika demikian, pemerintah daerah bisa memungut BPHTB dengan tarif normal, sebesar 5%.

“Kalau DKI kelihatannya oke, walaupun masih ada pembahasan di DPRD-nya,” katanya. “Tapi, kalau daerah tidak bersedia tidak apa. Boleh jadi tidak ada DIRE di tempatnya. Jadi, kita tidak memaksakan silahkan ditimbang mau apa tidak.”

Menurutnya, insentif untuk DIRE bakal menguntungkan daerah. “Pasti akan lebih menarik lagi bagi para pengembang atau pemilik komplek properti, walaupun kami juga berharap infrastruktur juga bisa masuk.”

TANGSEL
Guru di Tangsel Dipolisikan Gegara Menasehati Murid, Polisi Upayakan Jalan Damai

Guru di Tangsel Dipolisikan Gegara Menasehati Murid, Polisi Upayakan Jalan Damai

Rabu, 28 Januari 2026 | 16:44

Seorang guru SD di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dilaporkan ke polisi oleh orang tua muridnya sendiri.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

KOTA TANGERANG
Ubah Limbah Jadi Berkah, Alfamart Hadirkan Mesin Pengumpul Minyak Jelantah di Tangerang

Ubah Limbah Jadi Berkah, Alfamart Hadirkan Mesin Pengumpul Minyak Jelantah di Tangerang

Selasa, 27 Januari 2026 | 23:40

Masalah limbah minyak goreng bekas atau minyak jelantah yang sering kali mencemari lingkungan kini menemukan solusi inovatif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill