Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z
Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:16
Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
TANGERANGNews.com-Penghuni di BSD City menyatakan senang-senang saja dengan akan adanya aplikasi yang akan diluncurkan Sinar Mas Land untuk menunjang kebutuhannya. Namun, penghuni lebih mengutamakan agar kemanan lebih ditingkatkan.
Seperti diketahui, Sinar Mas Land akan meluncurkan aplikasi berupa integrated mobile application atau aplikasi ponsel terpadu untuk perkotaan. Rencananya, aplikasi ini akan diluncurkan pada Desember 2016.
“Kemanan dulu yang terpenting, jangan bisnisnya dia yang dikejar-kejar. Kalau masalah itu smart city serahkan saja yang sudah ada. Kan sudah ada tuh aplikasi yang seperti itu. Sekarang urus IPL saja BSD kewalahan,” ujar Inas N Zubir penghuni yang menetap di Puspitaloka Blok H3, BSD City, Kota Tangsel.
Misalnya, kata dia, pengembangan yang harus dilakukan oleh BSD City adalah memasang CCTV disejumlah titik agar dapat mengantisipasi peristiwa pencurian dan perampokan.
“Jadi kalau ada peristiwa seperti itu bisa diantisipasi, bahkan bisa langsung ditangkap. Smart city itu menurut saya seperti itu. Tapi terserah dia (Sinar Mas) kalau lebih mengutaman bisnisnya,” kata penghuni yang juga anggota DPR dari Partai Hanura itu.
Dirinya memberikan masukan kepada Sinar Mas Land agar memberikan informasi mengenai kemacetan dan memberikan informasi jalan alternatif, jika ditemukan ada kemacetan. “Jadi buat saya smart city itu bisa menangkap persoalan di lingkungan,” terangnya.
Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
TODAY TAGPergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews