Connect With Us

Rumah Tapak Laku Keras, Lippo Karawaci Siapkan Klaster Baru Cendana Series

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 10 November 2021 | 23:01

Klaster Cendana Series di Lippo Village, Karawaci, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) terus mengembangkan klaster baru di Lippo Village, Karawaci, Kota Tangerang. Hal ini dilakukan melihat minat masyarakat yang tinggi dalam membeli rumah tapak.

Pengembangan produk rumah tapak dan komersial ini dilakukan Lippo sejak awal tahun hingga kuartal III/2021.

CEO PT Lippo Karawaci Tbk John Riady menyebutkan, pihaknya konsisten melakukan penjualan rumah tapak sejak 6 Maret 2021 dengan meluncurkan Cendana Icon. Lalu, 5 Juni 2021 dilanjut dengan Cendana Parc, dan 11 September Cendana Parc North.

“Rencananya, pada akhir bulan ini (November) perusahaan akan meluncurkan produk unggulan Cendana Series di Lippo Village,” jelasnya seperti dilansir dari Bisnis, Rabu 10 November 2021.

John menyebut perolehan marketing sales dari awal tahun hingga kuartal III/2021 yang mencapai Rp3,9 triliun, atau meningkat 71 persen secara year on year (yoy). Jumlah itu pun telah 93 persen dari target tahun ini yang dipatok Rp4,2 triliun.

“Karena permintaan yang tinggi untuk landed house di Lippo Village, kami sedang mempersiapkan peluncuran produk unggulan Cendana Series terbaru pada akhir November ini. Kami akan menutup 2021 dengan keyakinan penuh dapat menggenapi target Rp4,2 triliun,” ujarnya.

Menurutnya, Lippo Village akan berkembang menjadi City of Dreams, di mana para creativepreneurs menciptakan mimpi dan merealisasikannya.

 

Expertise perusahaan sebagai pengembang kota yang terintegrasi memberikan dukungan penuh terhadap setiap peluang yang bertujuan untuk mengembangkan kualitas human capital, khususnya demografi milenial untuk menghadapi pasar global ke depan.

“Kami memfasilitasi dengan menyediakan landed house, dan klaster komersial berkonsep tempat tinggal yang terintegrasi dengan tempat berbisnis di kota Lippo Village yang sudah matang dengan semua fasilitas perkotaan modern,” tuturnya.

Deputy CEO 99 Group Indonesia Wasudewan menuturkan, permintaan properti memang terus mengalami peningkatan yang signifikan di tengah pandemi.

Pertumbuhan industri properti didorong oleh peningkatan minat investor terhadap pembelian hunian, baik rumah tapak maupun apartemen dan tempat tinggal yang disewakan.

“Rumah tapak masih jadi primadona pilihan masyarakat pada waktu membeli properti. Kami juga melihat adanya potensi baru dari tipe properti ruko yang semakin banyak dicari konsumen. Survei konsumen oleh 99 Group juga membuktikan bahwa faktor lokasi dan fasilitas masih jadi prioritas utama konsumen saat membeli,” kata Wasudewan.

KAB. TANGERANG
24 KDMP di Kabupaten Tangerang Terkendala Pasokan Komoditas

24 KDMP di Kabupaten Tangerang Terkendala Pasokan Komoditas

Senin, 18 Mei 2026 | 20:41

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tangerang hingga kini masih mengalami hambatan dalam distribusi komoditas maupun kebutuhan pokok guna mendukung operasional koperasi pada tingkat desa.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

NASIONAL
Jadi Pemasok ke NTT, Warga Aceh Ditangkap di Tangerang Simpan 42 Ribu Butir Narkoba dan Obat Keras

Jadi Pemasok ke NTT, Warga Aceh Ditangkap di Tangerang Simpan 42 Ribu Butir Narkoba dan Obat Keras

Senin, 18 Mei 2026 | 21:15

Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggulung jaringan pengedar psikotropika lintas pulau.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill