Connect With Us

Hanya Tiga Jam, Lippo Karawaci Ludes Pasarkan 80 Unit Komersial 

Tim TangerangNews.com | Rabu, 3 November 2021 | 20:45

CEO PT Lippo Karawaci Tbk, John Riady beserta jajaran manajemen saat penjualan proyek komersial “Hive@Parc” dan “Hive@Himalaya” di Karawaci, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / LPKR)

TANGERANGNEWS.com - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berhasil memasarkan klaster komersial sebanyak 80 unit hanya dalam kurun waktu tiga jam. Tak hanya itu, bahkan mengalami kelebihan permintaan (subscribed).

CEO LPKR, John Riady mengungkapkan, unit komersial tersebut yakni “Hive@Parc” dengan harga mulai Rp1,5 miliar dan “Hive@Himalaya” dengan harga mulai Rp2,6 miliar.

Menurut John, klaster komersial Lippo dengan konsep Triple Key ini menjadi solusi bagi kalangan milenial yang menjalani new normal lifestyle bekerja dan berbisnis dari rumah. “Desain unit 3 lantai ini dapat digunakan untuk membangun 3 usaha yang berbeda dalam satu bangunan dengan akses dan utilitas terpisah," ujar John dalam keterangannya, Selasa 2 November 2021.

The Hive Commercials yang berlokasi di kawasan utama kota Lippo Village ini memperoleh sambutan luar biasa dari masyarakat dalam acara pemilihan unit yang dilaksanakan pada Sabtu 30 Oktober 2021, di MaxxBox Lippo Village. 

Acara berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sehingga mendapatkan apresiasi dari Satgas Covid-19 Pemkab Tangerang yang hadir.

John menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat kepada produk LPKR. "Kami fully realized bahwa DNA Lippo sangat baik dalam membuat suatu kawasan kota baru,” katanya.

Dia menjelaskan, manajemen LPKR sedang mematangkan re-concept kota Lippo Village untuk improve menjadi suatu kota 'City of Dreams' bagi anak-anak muda kalangan milenial. 

“Kami ingin membangun kota untuk para 'creativepreneur' agar dapat menciptakan dan memperoleh opportunities disini. Kami berterima kasih kepada para pembeli The Hive Commercials yang menjadi perwujudan awal mimpi itu. Berlokasi di tengah kota Lippo Village dengan semua fasilitas kota yang sudah matang, The Hive bukan hanya menjadi tempat tinggal dan tempat berbisnis, tapi sekaligus investasi masa depan," beber John.

"Kami sangat bersyukur atas keberhasilan penjualan klaster komersial Hive@Parc dan Hive@Himalaya yang terjual habis, namun kami juga ingin menyampaikan permohonan maaf bagi konsumen kami yang sudah berminat namun belum kebagian unit karena memang unit-nya sangat terbatas. Kami segera mempersiapkan fase kedua produk unggulan The Hive Commercials berikutnya dan kami akan memberikan prioritas kepada konsumen kami yang saat ini belum kebagian unit,” tambah John. 

Untuk diketahui, di 2021, rumah tapak, rumah toko, dan rumah kantor, dinilai sebagai sektor properti paling tangguh di tengah situasi pandemi Covid-19. 

Konsultan properti internasional JLL Indonesia yang merilis laporan di tahun 2021 "Jakarta Property Market Update” menunjukkan trend peningkatan permintaan pasar landed house. 

Head of Research JLL Indonesia Yunus Karim mengungkapkan pengembang masih aktif meluncurkan proyek baru karena masih derasnya permintaan.

KAB. TANGERANG
Hari ke-10 Kebakaran TPA Jatiwaringin, Area Terbakar Sisa 5 Persen

Hari ke-10 Kebakaran TPA Jatiwaringin, Area Terbakar Sisa 5 Persen

Kamis, 9 Juli 2026 | 15:34

Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, hingga Kamis 9 Juli 2026 masih belum padam.

OPINI
Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Selasa, 7 Juli 2026 | 18:46

Program sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.

BANTEN
Polda Banten Bongkar Sindikat Rokok Ilegal, 44.500 Bungkus Disita

Polda Banten Bongkar Sindikat Rokok Ilegal, 44.500 Bungkus Disita

Kamis, 9 Juli 2026 | 17:02

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten mengungkap kasus peredaran rokok tanpa pita cukai di wilayah Kabupaten Serang.

BANDARA
Polisi Temukan Paket Kiriman Isinya 8,3 Kg Sabu di Kargo Bandara Soetta, Nilainya Rp10 Miliar

Polisi Temukan Paket Kiriman Isinya 8,3 Kg Sabu di Kargo Bandara Soetta, Nilainya Rp10 Miliar

Selasa, 7 Juli 2026 | 22:52

Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu seberat 8.369 gram (8,3 kilogram) melalui paket kiriman.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill