Connect With Us

Jadi Lokasi Favorit, Serapan Rumah Tapak di Tangerang Capai 40 Unit Per Bulan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 15 Februari 2022 | 22:49

Rumah tapak di Kota Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Pingpoint)

TANGERANGNEWS.com-Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) disejumlah wilayah ternyata tidak mempengaruhi masyarakat untuk membeli rumah tapak. Hal itu berdasarkan laporan MarketBeat yang dipulish Konsultan properti Cushman & Wakefield.

Director Strategic Consulting Cushman & Wakefield Indonesia Arief Rahardjo mengatakan, selama semester II 2021 rata-rata transaksi rumah tapak mencapai 27,1 unit per bulan atau ada kenaikan 7,6% (HoH).

Adapun nilai penjualan rata-rata juga tumbuh sekitar 16% dari semester lalu, atau sekitar Rp 42 miliar per bulan per proyek.

"Penerapan PPKM pada semester II, belum berdampak signifikan terhadap keseluruhan transaksi. Apalagi dengan adanya insentif PPN DTP dari pemerintah, membuat transaksi tetap lancar,” kata Arief Rahardjo seperti dilansir dari Berita Satu, Selasa 15 Februari 2022.

Arief menjelaskan, wilayah Tangerang tetap menjadi submarket paling aktif di antara yang lainnya dengan rata rata tingkat serapan atau penjualan mencapai 40,7 unit per bulan. Sementara, wilayah Bogor dan Depok membuntuti di posisi kedua dengan 20,8 unit per bulan.

Adapun yang menjadi pendorong peningkatan pembelian rumah tapak di tengah pandemi Covid-19, dipicu program insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP)

"Pemberian insentif ini menjadi salah satu pemicu utama peningkatan permintaan rumah tapak, khususnya permintaan unit siap huni," tandasnya.

Unit rumah tapak yang ditransaksikan selama semester II 2022, sebagian besar diserap oleh pembeli pertama atau end user, dengan 78% dari total transaksi.

Sedangkan untuk harga, segmen menengah dan menengah bawah masih menjadi segmen yang paling diincar, dengan pangsa pasar masing-masing 33,3% dan 23,3%, yang menyasar keluarga muda dan lajang yang mencari rumah pertama.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

KOTA TANGERANG
Terekam CCTV saat Beraksi di Tangerang, 3 Spesialis Curanmor Bawa Kabur Honda CBR ke Pandegang

Terekam CCTV saat Beraksi di Tangerang, 3 Spesialis Curanmor Bawa Kabur Honda CBR ke Pandegang

Rabu, 4 November 2026 | 15:02

Tiga orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diduga jaringan Pandeglang, Banten, beraksi di wilayah Kota Tangerang.

BISNIS
YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

Selasa, 3 November 2026 | 17:57

YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill