Connect With Us

Pilih Mana? Ini Perbandingan Rumah Rp1 M di Tangerang dan Bekasi

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 12 Juli 2023 | 08:32

Ilustrasi Perumahan di Kota Tangerang (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com- Membeli rumah adalah keputusan penting dalam hidup. Misalnya, dengan dana sebesar 21 miliar rupiah, Anda dapat mencari rumah impian segarga satu miliar rupiah.

Apabila dibandingkan antara dua pilihan rumah dengan harga yang sama di wilayah penyangga ibu kota, yakni Tangerang dan Bekasi dapat membantu Anda membuat keputusan yang tepat seperti dilansir dari CNBC Indonesia.

Tangerang

Rumah pertama, di Tangerang menawarkan fasilitas yang menarik. Rumah ini mungkin tidak terlalu besar, namun sangat cocok untuk keluarga baru atau keluarga kecil. 

Cluster tempat rumah ini berada dilengkapi dengan fasilitas seperti kolam renang, pusat kebugaran, perpustakaan, dan area bermain anak. 

Selain itu, lokasinya sangat strategis, dekat dengan stasiun kereta api, pintu tol, dan MRT. Kelebihan ini menjadikannya pilihan menarik bagi keluarga milenial atau keluarga kecil yang ingin hidup nyaman dan terkoneksi dengan fasilitas umum.

Bekasi

Rumah kedua menawarkan fasilitas umum yang lebih memadai. Rumah ini dikelilingi oleh danau yang indah dan dilengkapi dengan Club House. 

Meskipun demikian, rumah ini belum dilengkapi dengan perabotan. Selain itu, rumah ini bertipe residence jika dibandingkan rumah pertama yang bertipe town house dengan fasilitas umum yang tersedia juga lebih sedikit. 

Namun, rumah kedua ini menawarkan sirkulasi udara yang baik dan akses mudah ke pusat perbelanjaan serta halte TransJakarta. 

Jika Anda menginginkan gaya hidup yang lebih tenang namun tetap terhubung dengan fasilitas umum, rumah kedua ini patut dipertimbangkan.

Dalam memilih rumah, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan. Pertama, periksa fasilitas yang ditawarkan oleh rumah tersebut. 

Apakah sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup Anda? Kedua, pertimbangkan lokasi rumah. Apakah dekat dengan tempat kerja, sekolah, atau fasilitas umum penting lainnya? Terakhir, tentukan apakah harga rumah tersebut sebanding dengan apa yang Anda dapatkan. Apakah rumah tersebut memberikan nilai investasi yang baik?

Perlu diingat bahwa keputusan membeli rumah adalah keputusan jangka panjang. Jadi, lakukanlah riset dengan baik, kunjungi dan bandingkan berbagai pilihan rumah, dan bicarakan dengan ahli properti sebelum membuat keputusan akhir.

Dalam akhirnya, pilihan rumah mana yang lebih baik tergantung pada preferensi dan kebutuhan Anda. Yang terpenting, pastikan rumah yang Anda pilih memberikan kenyamanan, keamanan, dan kebahagiaan bagi Anda dan keluarga Anda.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

KOTA TANGERANG
Alun-alun Ahmad Yani Kota Tangerang Bakal Direvitalisasi Tahun Ini, Adaptasi Konsep Alun-alun Sempur Bogor

Alun-alun Ahmad Yani Kota Tangerang Bakal Direvitalisasi Tahun Ini, Adaptasi Konsep Alun-alun Sempur Bogor

Senin, 12 Januari 2026 | 20:25

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan kembali merevitalisasi Alun-alun Ahmad Yani yanh ditargetkan rampung pada 2026.

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill