Connect With Us

Alam Sutera Hadirkan Hunian Cerdas untuk Gen Z dan Milenial Mulai dari Rp695 Jutaan

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 19 Mei 2025 | 20:29

Klaster Virtu, hunian konsep smart-living garapan pengembang Alam Sutera, untuk memenuhi kebutuhan hidup Gen Z dan Milenial, di Sutera Nexen di Jalan Raya Serang, Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin 19 Mei 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sutera Nexen, kawasan unik dengan konsep hunian smart-living garapan pengembang Alam Sutera, kembali menghadirkan klaster yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan hidup Gen Z dan Milenial, yaitu klaster Virtu.

Berlokasi di Jalan Raya Serang, Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, klaster ini merupakan yang kedua setelah sukses besar alias sold-out pada penjualan Klaster Byte.

Klaster Virtu menawarkan hunian fleksibel, modern dan terintegrasi teknologi. Tersedia dalam tiga tipe unit dengan klasifikasi luas yang berbeda yaitu Pixel (6x12 m), Voxel (6x14 m) dan Texel (7x14 m).

"Klaster Virtu menawarkan hunian dengan harga mulai dari Rp695 juta, menjadikannya pilihan ideal bagi keluarga muda, profesional, maupun investor," ungkap Adeline Permana, Sales & Marketing Division Head Alam Sutera, Senin 19 Mei 2025.

Adeline mengatakan kehadiran Sutera Nexen merupakan representasi gaya hidup baru yang tidak hanya fungsional, tapi juga memperhatikan konektivitas, produktivitas dan kualitas hidup penghuninya.

Hal ini dibuktikan dengan adanya intensi calon penghuni untuk meningkatkan (upgrade) kualitas hidupnya untuk memiliki hunian dengan fasilitas yang nyaman.

Klaster Byte, klaster pertama dari Sutera Nexen yang habis terjual menjadi bukti bahwa pasar khususnya dengan target generasi muda menyambut baik konsep smart-living yang kami tawarkan.

"Respon dan antusiasme yang luar biasa dari pasar terhadap Klaster Byte menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi lewat Klaster Virtu,” ujarnya.

Berlokasi strategis hanya 3 menit dari pintu tol Balaraja Timur, Sutera Nexen memiliki konektivitas tinggi, baik menuju Jakarta maupun area sekitar.

Ditambah lagi, pengembangan infrastruktur masa depan seperti MRT dan akses langsung Tol Serbaraja, serta layanan shuttle ke Jakarta, membuat kawasan ini memiliki nilai investasi tinggi.

Setiap unit dilengkapi fitur dengan teknologi mumpuni dan canggih yang memberikan kemudahan menjalani gaya hidup serba praktis.

Contohnya adalah penyediaan solar water heater sebagai bagian dari upaya mendukung gaya hidup yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, namun tetap memberi kenyamanan maksimal bagi penghuni.

Sebagai bagian dari upaya menciptakan gaya hidup berkualitas yang selaras dengan visi Alam Sutera, keseimbangan dan relevansi dengan kebutuhan masa kini menjadi dasar utama pembangunan Sutera Nexen.

Tidak hanya itu, kawasan ini juga dilengkapi dengan Nexen Hub, ruang terbuka hijau dan area komunal yang mendorong interaksi sosial, mendukung gaya hidup sehat serta meningkatkan produktivitas.

Proses Nomor Urut Pemesanan (NUP) dibuka mulai 16 Mei 2025, dan pemilihan unit akan dilakukan pada 14 Juni 2025.

Para calon pembelu dapat menghubungi WhatsApp Sutera Nexen di +62 878-3110-3838 untuk informasi lebih lanjut & pendaftaran NUP. Untuk informasi lainnya dapat mengunjungi website resmi Sutera Nexen di www.suteranexen.com.

SPORT
Bhayangkara FC dan Dewa United Bakal Beri Sanki Pemainnya yang Terlibat Insiden Tendangan Kungfu

Bhayangkara FC dan Dewa United Bakal Beri Sanki Pemainnya yang Terlibat Insiden Tendangan Kungfu

Rabu, 22 April 2026 | 21:33

Manajemen Bhayangkara FC dan Dewa United tengah menyelidiki insiden tendangan kungfu yang melibatkan para pemain kedua klub tersebut dalam ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20.

KAB. TANGERANG
Lahan Pertanian Beralih Jadi Properti dan Industri, Ratusan Warga Demo Kantor Bupati Tangerang

Lahan Pertanian Beralih Jadi Properti dan Industri, Ratusan Warga Demo Kantor Bupati Tangerang

Rabu, 22 April 2026 | 20:27

Kantor Bupati Tangerang di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang didatangi ratusan warga yang melakukan aksi demo terkait alih fungsi lahan pertanian di Kecamatan Teluknaga, pada Rabu 22 April 2026. ‎

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill