Connect With Us

Jokowi Minta Reformasi Total di Sepak Bola Indonesia

EYD | Jumat, 15 April 2016 | 15:37

Presiden Jokowi bertemu dengan perwakilan klub ISL, Divisi Utama, dan Asprov. Jokowi meminta adanya reformasi total sepak bola di Tanah Air. (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Klub-klub ISL, klub Divisi Utama, dan Asprov menyepakati reformasi total pada sepak bola nasional. Itu terjadi saat mereka bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Di Istana Negara, Jakarta, Jumat (15/4/2016) sore WIB, Presiden Jokowi bertemu dengan 62 orang perwakilan klub-klub bola dan Asosiasi Provinsi PSSI. Dalam kesempatan tersebut Jokowi menyampaikan pentingnya reformasi total di sepak bola di Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyebut reformasi total di sepak bola Indonesia akan meliputi banyak hal. Termasuk mengganti ketua umum PSSI serta menggulirkan kompetisi liga yang lebih oke, baik dalam penyelenggaraan maupun dalam manajemen kompetisi.

"Disampaikan (soal pencabutan pembekuan PSSI) dan disampaikan di depan presiden. Memang mereka (klub) ingin segera ada kejelasan, tetapi bagaimana kejelasan itu juga berujung pada reformasi yang total, bukan yang setengah-setengah," ucap Imam di depan wartawan.

"Semuanya (diganti), sistemnya (juga). Karena itulah ISC ini penting untuk melihat apakah terjadi perubahan atau tidak pada tata kelola di liga, klub, dan operator," lanjut Imam.

Soal rencana menggelar KLB, Imam menyebut itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Setidaknya pemerintah akan lebih dulu menunggu hasil pertemuan dengan FIFA yang dijadwalkan kembali digelar pada akhir bulan ini.

Dilanjutkan Imam, presiden juga memberi arahan agar roda kompetisi terus digelar. ISC diharapkan bisa jadi momentum perubahan sepak bola Indonesia menuju kondisi yang lebih baik. Mereka yang datang dalam pertemuan tersebut juga menyepakati dilakukannya reformasi total.

"Tindaklanjutnya, kompetisi ISC ini akan momentum untuk melihat apakah terjadi perubahan tata kelola kompetisi dengan baik atau tidak. Karena yang diharapkan presiden tidak hanya operator yang sehat, tetapi juga dengan industri bola yang baik, maka akan memunculkan industri sepak bola yang sehat juga. Sehingga ujung-ujungnya adalah industri sepak bola sehat. Dengan industri sepak bola itu sehat, maka akan memberikan kesejahteraan yang lebih bagi pemilik klub, pemain, wasit, orang yang jualan, dan sebagainya."

"Jadi presiden betul-betul ingin perubahan ini tidak boleh setengah-setengah dan semua yang hadir mengamini mulai dari klub ISL, Divisi Utama, sampai dengan Asprov semua mengamini dan bahkan mereka menyampaikan bahwa tidak boleh federasi dan klub ini berseberangan dengan pemerintah. Karena faktanya tidak akan ada pertumbuhan yang baik industri sepak bola ini bilamana berseberangan dengan pemerintah," papar Imam.

Terkait ISC, Imam juga memastikan kalau Jokowi akan hadir pada kickoff kompetisi yang dijadwalkan akan dilakukan pada 29 April mendatang. "Presiden mau datang dan presiden memastikan bahwa dukungan pemerintah itu tidak setengah-setengah, tetapi full. Mulai dari Piala Kemerdekaan, Piala Presiden, Piala Bhayangkara, Piala Jenderal Sudirman, beliau datang dan bahkan nanti ISC juga akan datang," ucap Imam.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Senin, 5 Januari 2026 | 11:12

Tes Kemampuan Akademik atau TKA kembali akan dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan dapat diikuti peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

KAB. TANGERANG
1 Tahun Berjalan, Penerima MBG di Kabupaten Tangerang Capai 300 Ribu Orang

1 Tahun Berjalan, Penerima MBG di Kabupaten Tangerang Capai 300 Ribu Orang

Kamis, 8 Januari 2026 | 21:07

Sudah satu tahun pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan, penerima manfaat di Kabupaten Tangerang mencapai ratusan ribu.

TANGSEL
Atasi Sampah, Pemkot Tangsel Targetkan Seluruh Fasilitas Publik hingga Perkantoran Dipasang Biopori

Atasi Sampah, Pemkot Tangsel Targetkan Seluruh Fasilitas Publik hingga Perkantoran Dipasang Biopori

Kamis, 8 Januari 2026 | 23:33

Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini bersiap mereplikasi secara masif Program Biopori sebagai upaya mengatasi krisis sampah yang terjadi di wilayah tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill