Connect With Us

Banten Kembali Raih Juara Tiga Liga Santri Nusantara 2017

Mohamad Romli | Senin, 30 Oktober 2017 | 16:00

Tim Kesebalasan pondok pesantren (Ponpes) Arroisyiah Tangsel Meraih Juara Tiga pada Liga Santri Nusantara (LSN) 2017. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kesebalasan pondok pesantren (Ponpes) Arroisyiah Tangsel, mampu mempertahankan prestasi Banten dalam perhelatan Seri Nasional Liga Santri Nusantara (LSN) 2017. Tim yang digawangi pelatih Arta Wijaya tersebut berhasil meraih juara tiga dalam laga bergengsi antar ponpes di seluruh Indonesia tersebut.

Langkah skuad muda tanah jawara tersebut melaju sampai babak semi final dan bertemu dengan kesebelasan ponpes Daarul Hikmah, Cirebon, Sabtu (28/10/2017) di Stadion Siliwangi, Bandung.

Selama 2x45 menit waktu permainan, kedua tim bekerja keras untuk bisa saling membobol gawang lawan, namun hingga wasit meniup peluit panjang, tak satu gol pun tercipta. Hingga akhirnya dalam adu pinalti, Ponpes Daarul Hikmah unggul dengan skor 4-3.

Hafiz, tim official Ponpes Arrosiyiah kepada TangerangNews.com mengatakan, merasa puas dengan prestasi yang diraih timnya, karena menurutnya santri-santri muda tersebut sudah berjuang dan bekerja keras selama perhelatan yang berlangsung dari 22-29 Oktober 2017 tersebu.

"Kami Bersyukur dapat meraih juara tiga, ini semua berkat kerja keras tim, baik pemain, coach serta dukungan dari semuanya, terlebih dukungan Pak Ahmad Fauzi selaku manager tim," ujarnya, Senin (30/10/2017).

Usai perhelatan tersebut, Hafiz akan terus menggembleng tim yang bermarkas di Pamulang, Tangsel tersebut untuk meningkatkan kemampuan bertanding santrinya. Diakuinya, LSN telah memberikan pengalaman berharga bagi timnya, karena timnya mampu melalui berbagai kendala yang dihadapi selama satu minggu berada ditanah parahyangan tersebut.

"Kami juga berharap perhatian dari Pemkot Tangsel serta Pemrov Banten untuk pengembangan pembinaan para santri ini, sehingga kualitas mereka bisa terus ditingkatkan," tambahnya.

Ahmad Fauzi, Manager Tim Kesebelasan Arroisyiah bersyukur dan mengapresiasi atas prestasi yang mampu diukir tersebut, menurutnya persaingan di LSN 2017 ini jauh lebih ketat dibandingkan tahun sebelumnya, karena 32 Provinsi di Indonesia masing-masing mengirimkan tim kesebelasannya.

"Persaingan sangat ketat, tidak seringan tahun 2016, tapi alhamdulilah tim dari Banten bisa mengatasi," ujarnya.(RAZ/HRU)

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill