Connect With Us

Militio Antar Inter Milan Raih Coppa Italia

| Kamis, 6 Mei 2010 | 08:19

Inter Milan tekuk AS Roma 1-0. Dalam pertandingan itu, Inter berhasil memenangkan piala Coppa Italia. (tangerangnews / skysport)

 
TANGERANGNEWS-Sebuah gol tunggal dari striker Diego Milito memastikan ambisi Inter Milan meraih gelar juara Coppa Italia. Pada laga puncak di Stadio Olimpico, Roma, Kamis (6/5) dinihari WIB, Inter berhasil memecundangi Roma 1-0.

Kemenangan Inter dari pentas Coppa ini merupakan yang pertama sejak musim kompetisi 2005/06. Gelar ini merupakan kali keenam yang diraih oleh skuad Nerazzurri.

Sukses dari Coppa Italia ini juga memberikan harapan besar kepada Jose Mourinho untuk dapat mewujudkan ambisinya mempersembahkan treble gelar kepada Inter.

Dua gelar lainnya yang kini sudah di depan mata adalah Liga Champions dan juara Serie A Italia. Di pentas Serie A, Inter juga bersaing dengan Roma yang kini membayanginya di posisi kedua klasemen sementara.

Dalam laga ini Mourinho secara mengejutkan menurunkan Wesley Sneijder sebagai starter untuk menjalankan formasi 4-1-4-1. Sebaliknya Claudio Ranieri tidak menurunkan Francesco Totti. Ia lebih memilih Luca Toni dan Mirko Vucinic. Sedangkan Marco Cassetti dalam pertandingan puncak ini terpaksa absen karena masih harus menjalani hukuman akumulasi kartu.
 
Keberanian Mourinho dengan memaksakan Sneijder itu justru harus dibayar mahal ketika pertandingan baru berjalan enam menit. Gelandang asal Belanda itu terpaksa ditarik keluar lapangan usai berbenturan dengan Nicola Burdisso.

Sebagai pengganti Sneijder, Mou menurunkan Mario Balotelli. Penampilan ini merupakan yang kali pertama bagi Super Mario usai insiden membuang kostum usai laga semi-final pertama Liga Champions.

Nerazzurri dalam laga ini memperoleh peluang lebih awal lewat aksi dari Douglas Maicon. Ketika laga memasuki menit ke-11, Maicon kemudian melepaskan tendangan yang masih bisa dihalau oleh kiper Roma Julio Sergio.

Selanjutnya di menit ke-16, sebuah kesempatan sempat diraih oleh Diego Milito. Namun upaya untuk mencetak gol itu sudah lebih dulu dinilai offside oleh hakim garis. Di pinggir lapangan, Mourinho tampak geram atas keputusan tersebut.

Roma juga sempat beberapa kali gagal menuntaskan kesempatan yang didapatkannya. Beberapa kali Toni terlihat kesulitan untuk bisa merampungkan sejumlah kesempatan yang didapatkannya. Hal yang sama juga sempat dialami oleh Vucinic.

Sementara perjuangan Inter untuk bisa meraih keunggulan membuahkan hasil juga ketika memasuki menit ke-39. Adalah Diego Milito yang sukses menggetarkan jala Roma. Gol tersebut merupakan yang ke-26 disumbangkan Milito sepanjang musim ini dari semua kompetisi yang dijalaninya.

Gol dari Milito itu bertahan hingga turun minum. Selanjutnya, memasuki babak kedua, tensi permainan kian meningkat. Sejumlah insiden panas sempat terjadi.

Puncaknya kartu merah yang diberikan kepada Francesco Totti. Pemain yang baru diturunkan selepas babak kedua ini terpaksa ke luar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua usai melanggar Balotelli. (dira)

KAB. TANGERANG
103 Rumah di Solear Tangerang Rusak Dihantam Puting Beliung

103 Rumah di Solear Tangerang Rusak Dihantam Puting Beliung

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:10

Angin puting beliung melanda Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang hingga merusak ratusan rumah warga dan sejumlah infrastruktur lingkungan.

SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill