Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Perhelatan Liga Santri Nusantara (LSN) Region Banten dimulai. Tendangan pertama liga antar pesepakbola santri pondok pesantren itu dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Madromli di Stadion Mini Solear, Senin (14/10/2019).
Sebanyak 14 pondok pesantren dari berbagai Kota/Kabupaten di Banten turut serta dalam kompetisi tahunan tersebut. Sementara, pada pertandingan di hari pertama, 6 tim telah bertanding untuk memperebutkan tiket menuju babak seri Nasional yang akan digelar di Bogor pada November mendatang.
BACA JUGA:
Liga Santri digelar sejak 2015 yang diprakarsai oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU).
Berbeda dengan tahun sebelumnya, LSN Region Banten tahun 2019 ini juga memperebutkan Piala Bupati Tangerang.
"Liga Santri ini menjadi ajang yang sangat strategis. Sehingga, ke depan kami akan memberikan dukungan maksimal karena liga ini digelar secara mandiri," ujar Wabup Tangerang Madromli kepada wartawan usai melakukan tendangan pertama.

Romli juga berharap, dari Liga Santri ini muncul bibit-bibit pesebakbola yang akan mengharumkan nama Kabupaten Tangerang. Terlebih, kata dia, LSN sudah terbukti menelurkan pemain nasional yang saat ini berkiprah di tim nasional yaitu M. Rafli Mursalim.
Senada, perwakilan RMI NU sekaligus panitia nasional LSN Hariyanto Ogie berharap, Pemkab Tangerang memberikan dukungan maksimal pada perhelatan LSN tahun-tahun selanjutnya.
Sebab, kata Hariyanto, LSN diselenggarakan secara mandiri. Bahkan, Banten menggelar kegiatan ini tanpa bantuan sepeserpun dari panitia pusat.

"Kami sangat bangga karena meski tanpa bantuan panitia pusat, LSN ini dapat terselenggara. Kami berharap, Pemkab Tangerang memberikan dukungan maksimal untuk LSN tahun-tahun selanjutnya, dan menjadi agenda tahunan ASKAB Kabupaten Tangerang," katanya.
Sementara, Koordinator LSN Region Banten, Khoirun Huda mengatakan, selama lima tahun digelar, prestasi Banten cukup baik, yaitu rata-rata masuk 3 besar pada seri nasional.
"Kami berharap, prestasi tahun ini menjadi lebih baik," kata Huda.
Huda memaparkan, bahwa LSN bukan hanya sekedar menjadi ajang menggodok pesebakbola asal pesantren, namun juga menjadi ajang untuk melakukan pendidikan karakter santri.
"Melalui kompetisi ini, santri dididik memiliki mental sportif dan menunjukkan akhlaknya di lapangan sepakbola. Jika mendapatkan kartu merah, maka harus menerima bahkan mencium tangan wasit. Sehingga, LSN bisa menjadi contoh baik kompetisi sepakbola di Indonesia," pungkasnya.(MRI/RGI)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memaparkan sejumlah capaian kinerja dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026.
Pemerintah merancang anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp735 triliun dalam RAPBN 2027. Anggaran tersebut lebih tinggi dibandingkan outlook TKD 2026 yang tercatat Rp696,9 triliun.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tengah mengumpulkan bantuan kemanusiaan untuk dikirimkan kepada warga yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews