Connect With Us

Lawan Persiraja di Laga Perdana Series 2, Begini Persiapan Persita 

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 15 Oktober 2021 | 18:37

Pemain persita saat melakukan latihan untuk persiapan melawan Persijara Banda Aceh. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Untuk kali pertama di Series 2 BRI Liga 1 2021/2022, Persita akan melakoni laga kandang melawan tim tamu Persiraja Banda Aceh yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu, 16 Oktober 2021.

Persita sudah tiba di Magelang sejak Rabu, 13 Oktober 2021, langsung menjalani proses persiapan dan latihan.

Widodo Cahyono Putro, Pelatih Kepala Persita mengatakan timnya sudah membenahi banyak hal sebagai hasil evaluasi dari enam pertandingan sebelumnya di Series 1 dan siap menyambut bergulirnya Series 2 dengan rasa optimis yang maksimal.

“Kami Persita tentunya sudah melakoni di Series Pertama pasti ada evaluasi ya, baik kekurangan ataupun kelebihan di tim sendiri dan juga tim yang akan kita hadapi. Kita sudah juga mengulas juga di beberapa hari. Jadi kesiapan tim ini untuk pertandingan pertama di Series Kedua saya kira mudah-mudahan sudah siap,” ujar Widodo melalui siaran pers, Jumat 15 Oktober 2021.

Menurut Widodo, menghadapi Series Kedua ini, Persita pun bermain tanpa beban dan berusaha melewati satu demi satu pertandingan dengan penampilan terbaik.

Pemain persita saat melakukan latihan untuk persiapan melawan Persijara Banda Aceh.

“Kami dari Persita mengikuti saja, karena dari Series Pertama kemarin kita juga setelah bermain kembali ke home ke Tangerang, jadi tidak ada kendala dalam persiapan,” ujarnya.

Untuk Series Kedua ini dirinya menganggap seperti kompetisi yang lalu lalu. “Pemain juga semua enjoy, manajemen juga support semua. Jadi saya kira untuk menghadapi Series Kedua ini kita baik-baik saja,” lanjutnya.

Sementara itu, Adam Mitter, pemain belakang Persita yang juga pernah membela Persiraja menyebut sekarang ia fokus untuk memberikan tiga poin penuh di pertandingan besok.

“Persiapan kami seperti biasa sangat fantastis. Pelatih sudah memberikan instruksinya dan tentunya sudah tugas kami untuk mengikuti apa yang diinginkan pelatih. Semoga kami bisa melakukannya dengan baik dan membawa 3 poin besok,” kata pemain bernomor punggung 6 ini.

Meski pernah membela tim lawan musim lalu, Adam tak ingin terlena. Ia tetap menyimpan asa besar untuk Persita di laga perdana Series Kedua besok.

“Tentu saja saya merasa bersyukur dengan apa yang sudah mereka lakukan untuk saya. Mereka membawa saya ke Indonesia dan memberikan kesempatan untuk saya. Tapi sekarang saya ada di Persita dan fokus utama saya ada di Persita untuk bisa meraih 3 poin dan tetap menjaga clean sheet besok,” pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu 29 April 2026.

PROPERTI
Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria

Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria

Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13

Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.

SPORT
Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Senin, 27 April 2026 | 07:52

Gelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill