Connect With Us

10 Atlet Didiskualifikasi dan Medalinya Dicabut, Ini Rincian Perolehan Medali Cabor Renang Porprov VI Banten

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 26 November 2022 | 19:51

Ilustrasi perlombaan cabor renang. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dewan Hakim Porprov VI Banten memutuskan bahwa 10 atlet cabor renang didiskualifikasi dan perolehan medalinya dicabut terkait kasus mutasi, Sabtu, 26 November 2022.

Dari 10 atlet yang dibatalkan keikutsertaannya dalam porprov atas gugatan KONI Tangerang Selatan (Tangsel) tersebut, tiga atlet di antaranya membela Kabupaten Tangerang dan tujuh atlet lainnya mewakili Kabupaten Serang.

Atlet-atlet renang yang didiskualifikasi ini telah mengikuti pertandingan. Adapun hasilnya, menurut pihak panitia pelaksana (panpel) cabor renang porprov, para atlet ini telah memperoleh medali berupa emas, perak, maupun perunggu.

Namun, nasib medali-medali dari perolehan atlet yang dibatalkan keikutpesertaannya tersebut hingga kini belum diketahui, lantaran akan didiskusikan pihak panpel dan bidang pertandingan porprov.

BACA JUGA: Panpel Cabor Renang Porprov VI Banten Diskusikan Nasib Medali 10 Atlet yang Didiskualifikasi Kasus Mutasi

Berdasarkan data yang diperoleh TangerangNews untuk cabor renang, Kabupaten Tangerang telah memperoleh 12 emas, 8 perak, dan 5 perunggu. Sedangkan Kabupaten Serang memperoleh 3 perak dan 7 perunggu. Adapun Kota Tangsel meraih 5 emas, 11 perak, dan 12 perunggu.

Sementara sang tuan Kota Tangerang meraih 12 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Kota Serang menyabet 3 emas, 2 perak, dan 5 perunggu.

Kabupaten Lebak memiliki 3 emas, 1 perak, 2 perunggu. Kota Cilegon memperoleh 4 emas, 8 perak, 2 perunggu. Kabupaten Pandeglang tidak memiliki medali.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill