Connect With Us

Hasil Imbang Persita vs Borneo FC, Tendangan Pojok Kandaimu Jadi Penyelamat

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 21 Februari 2023 | 08:38

Selebrasi Yohanes Kandaimu usai mencetak gol dalam laga Persita vs Borneo FC di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Senin 20 Februari 2023 (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Hasil pertandingan Persita Tangerang melawan Borneo FC dalam pekan ke-26 Liga 1 BRI 2022-2023, Senin 20 Februari 2023, berakhir imbang.

Bertanding di rumah sendiri, Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, membawa spirit tersendiri bagi skuad Pendekar Cisadane.

Namun, Pesut Etam mampu menghajar Persita usai menembus penjagaan dari Aditya Harlan di menit 26'. Hingga berakhirnya babak pertama, skor belum berhasil disusul.

Membuka permainan babak kedua, pemain Persita Tangerang tampil lebih agresif, sejumlah peluang belum berhasil mendarat dengan sempurna.

Umpan silang dari Mario Jardel gagal dieksekusi Ramiro Fergonzi membuat tim besutan Alfredo Vera hampir kehilangan harapan lantaran waktu yang makin menipis.

Baru di menit 54' lewat tendangan pojok pemain belakang asal papua Yohanes Kandaimu menjadi penentu nasib Persita usai meluluh lantakkan gawang Borneo FC.

Kandaimu sempat menerima kartu kuning akibat selebrasi emosionalnya dengan melepas jersey. Tidak berselang lama, ia pun diganjar kartu merah setelah mendapat kartu kuning keduanya di penghujung pertandingan karena melanggar Matheus Pato.

Hingga berakhirnya pertandingan, skor seri 1-1 tanpa ada penambahan gol. Persita berhasil merebut satu poin dengan total raihan 32 poin  dari 24 pertandingan dan naik ke posisi ke-9 klasemen sementara.

Pelatih Persita Tangerang Alfredo Vera mengatakan, laga kali ini cukup sulit bagi Persita Tangerang untuk memenuhi target 3 poin. 

“Pertandingan ini tidak mudah. Babak pertama sedikit sulit buat kita, walaupun ada beberapa kesempatan untuk mencetak gol,” ujarnya saat konferensi pers usai laga berakhir.

Alfredo mengapresiasi kerja keras anak asuhnya meski belum meraih kemenangan penuh saat melawan Borneo FC.

“Sampai akhir pertandingan kita tidak bisa menang, namun para pemain sudah kerja keras,” katanya.

Kembali bermain dengan 10 pemain, menurut Alfredo seharusnya pelanggaran selebrasi dari Yohanes Kandaimu tidak perlu diganjar kartu kuning.

“Mungkin ada sedikit salah karena tadi dia (Yohanes Kandaimu) membuka baju saat selebrasi. Namun menurut saya pelanggaran (Yohanes Kandaimu) tidak seharusnya mendapat kartu kuning, tapi ketika protes datang dari Borneo FC wasit berubah pikiran dan itu yang saya lihat beberapa kali," pungkasnya.

KOTA TANGERANG
Masalah Utang, Pria di Tangerang Diculik dan Disekap Belasan Jam dalam Kondisi Terikat

Masalah Utang, Pria di Tangerang Diculik dan Disekap Belasan Jam dalam Kondisi Terikat

Sabtu, 6 Juni 2026 | 01:01

Aksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.

KAB. TANGERANG
Asap Pabrik Peleburan Timah di Curug Tangerang Bikin Warga Kena ISPA dan Air Tanah Bau Besi

Asap Pabrik Peleburan Timah di Curug Tangerang Bikin Warga Kena ISPA dan Air Tanah Bau Besi

Sabtu, 6 Juni 2026 | 21:30

Warga Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, mengeluhkan polusi udara dan pencemaran lingkungan yang diduga kuat ditimbulkan oleh aktivitas sebuah pabrik peleburan timah di wilayah mereka.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

BANTEN
Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:34

Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill