Connect With Us

Ruang Ganti Timnas Indonesia di SEA Games Pakai Kursi Plastik, Warganet: Mau Hajatan?

Fahrul Dwi Putra | Senin, 8 Mei 2023 | 11:39

Ruang ganti Timnas Indonesia dalam SEA Games ke-32 (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Penyelenggaran SEA Games ke-32 di Kamboja kembali menuai sorotan dari warganet. Kali ini, penggunaan kursi plastik di ruang ganti Tim Nasional (TImnas) dinilai tidak layak untuk ajang olahraga terbesar se-Asia Tenggara itu.

Dalam foto yang diunggah akun Twitter resmi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) @PSSI, tampak perlengkapan para pemain Timnas disusun sedemikian di atas kursi plastik tersebut, sementara jersei berada di belakangnya.

"Intip ruang ganti Garuda Nusantara!," tulis akun @PSSI dikutip pada Senin, 8 Mei 2023.

Hal itu pun menuai beragam tanggapan dari warganet. Pasalnya, penggunaan kursi plastik tersebut mirip seperti yang biasa dipakai untuk hajatan di Indonesia.

"dia dateng ke GBK dikasih locker room yang bagus, kita main disana dikasih locker room seadanya dengan kursi plastik," tulis akun @farhan_riza***.

"Wkwkkw pake kursi hajatan. Paraaahh maneh," tulis akun @ryanbo**.

"Masih salfok sama kursi nya. Kok kaya lagi di hajatan di kampung sana," tulis akun @Ravico**.

"prasmanannya dimana min?," tulis akun @azhxn***.

Sebelumnya, Kamboja selaku tuan rumah sempat menuai kritikan lantaran menampilkan bendera Merah-Putih Indonesia yang terbalik dalam acara pembuka SEA Games ke-32 pada Jumat, 3 Mei 2023, lalu.

Meski begitu, pihak Kamboja telah melakukan permohonan maaf secara langsung dan memastikan kejadian serupa tidak akan terulang.

BISNIS
Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Jumat, 12 Juni 2026 | 13:16

Gangguan hama di rumah maupun area bisnis bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serta merusak struktur bangunan.

BANTEN
Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:30

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak menggagalkan upaya peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal bernilai miliaran rupiah di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis 11 Juni 2026.

TANGSEL
Aplikasi E-PKK Tangsel Dilirik Penyangga IKN untuk Akselerasi Digital

Aplikasi E-PKK Tangsel Dilirik Penyangga IKN untuk Akselerasi Digital

Minggu, 14 Juni 2026 | 18:49

Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill