Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com- Tidak ada habisnya, Kamboja kembali menjadi sorotan warganet lantaran diduga melakukan aksi curang dengan menurunkan atlet badminton asal Cina Zhou Meng yang merubah namanya menjadi Chourng Meng.
Melansir dari cnnindonesia.com, kecurigaan bermula saat momen selebrasi kemenangan dalam final mixed team SEA Games 2023 atas Myanmar di Morodok Techo Badminton Hall pada Rabu, 10 Mei 2023 sore.
Dalam laga final mixed team, Chourng Meng bertanding sebanyak dua kalim yakni sektor ganda putri dengan berpasangan dengan Chheng Huy dan tampil di sektor ganda campuran bersama Sok Rikreay.
Chourng Meng yang berpasangan bersama Sok Rikreay berhasil menahan imbang Myanmar dengan skor 2-2. Lalu, keduanya berhasil memenangkan pertandingan lewat dua gim langsung 21-19, 21-19 yang membawa Kamboja memperoleh skor 3-2 atas Myanmar dan meraih medali emas di nomor mixed team Badminton SEA Games 2023.
Kemenangan itu pun disambut meriah oleh rekan-rekan setimnya yang langsung mengerubungi Chourng Meng untu memberikan ucapan selamat. Namun, tiba-tiba muncul seorang pria yang diduga merupakan tim ofisial Kamboja menghampiri Chourng Meng dan membawa sang pemain 'lari' dari lapangan.
Anehnya, pria yang diduga dari tim ofisial Kamboja itu menutupi wajah Chourng Meng, aksi tersebut pun viral di media sosial dan menjadi perbincangan para warganet.
Sebelumnya, Kamboja menjadi sorotan lantaran kasus bendera Indonesia terbalik, kursi hajatan di ruang ganti pemain, kamar atlet bocor, hingga prosesi penyerahan medali tanpa lampu.
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGPendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Nama Kelurahan Petir di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kerap dikaitkan dengan fenomena alam berupa sambaran kilat. Namun catatan sejarah justru mengungkapkan hal yang berbeda.
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews