Tim SAR Cek Benda Mirip Kapal Terbalik Dekat Anak Krakatau, Hasilnya Nihil
Kamis, 17 September 2026 | 09:59
Video benda yang tampak seperti kapal terbalik di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK) beredar di media sosial.
TANGERANGNEWS.com- Tidak ada habisnya, Kamboja kembali menjadi sorotan warganet lantaran diduga melakukan aksi curang dengan menurunkan atlet badminton asal Cina Zhou Meng yang merubah namanya menjadi Chourng Meng.
Melansir dari cnnindonesia.com, kecurigaan bermula saat momen selebrasi kemenangan dalam final mixed team SEA Games 2023 atas Myanmar di Morodok Techo Badminton Hall pada Rabu, 10 Mei 2023 sore.
Dalam laga final mixed team, Chourng Meng bertanding sebanyak dua kalim yakni sektor ganda putri dengan berpasangan dengan Chheng Huy dan tampil di sektor ganda campuran bersama Sok Rikreay.
Chourng Meng yang berpasangan bersama Sok Rikreay berhasil menahan imbang Myanmar dengan skor 2-2. Lalu, keduanya berhasil memenangkan pertandingan lewat dua gim langsung 21-19, 21-19 yang membawa Kamboja memperoleh skor 3-2 atas Myanmar dan meraih medali emas di nomor mixed team Badminton SEA Games 2023.
Kemenangan itu pun disambut meriah oleh rekan-rekan setimnya yang langsung mengerubungi Chourng Meng untu memberikan ucapan selamat. Namun, tiba-tiba muncul seorang pria yang diduga merupakan tim ofisial Kamboja menghampiri Chourng Meng dan membawa sang pemain 'lari' dari lapangan.
Anehnya, pria yang diduga dari tim ofisial Kamboja itu menutupi wajah Chourng Meng, aksi tersebut pun viral di media sosial dan menjadi perbincangan para warganet.
Sebelumnya, Kamboja menjadi sorotan lantaran kasus bendera Indonesia terbalik, kursi hajatan di ruang ganti pemain, kamar atlet bocor, hingga prosesi penyerahan medali tanpa lampu.
Video benda yang tampak seperti kapal terbalik di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK) beredar di media sosial.
TODAY TAGPidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.
Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.
Enam kejadian kebakaran tercatat di sejumlah wilayah Kota Tangerang dalam sehari. Kondisi musim kemarau, cuaca panas dan angin kencang membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews