Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com- Tidak ada habisnya, Kamboja kembali menjadi sorotan warganet lantaran diduga melakukan aksi curang dengan menurunkan atlet badminton asal Cina Zhou Meng yang merubah namanya menjadi Chourng Meng.
Melansir dari cnnindonesia.com, kecurigaan bermula saat momen selebrasi kemenangan dalam final mixed team SEA Games 2023 atas Myanmar di Morodok Techo Badminton Hall pada Rabu, 10 Mei 2023 sore.
Dalam laga final mixed team, Chourng Meng bertanding sebanyak dua kalim yakni sektor ganda putri dengan berpasangan dengan Chheng Huy dan tampil di sektor ganda campuran bersama Sok Rikreay.
Chourng Meng yang berpasangan bersama Sok Rikreay berhasil menahan imbang Myanmar dengan skor 2-2. Lalu, keduanya berhasil memenangkan pertandingan lewat dua gim langsung 21-19, 21-19 yang membawa Kamboja memperoleh skor 3-2 atas Myanmar dan meraih medali emas di nomor mixed team Badminton SEA Games 2023.
Kemenangan itu pun disambut meriah oleh rekan-rekan setimnya yang langsung mengerubungi Chourng Meng untu memberikan ucapan selamat. Namun, tiba-tiba muncul seorang pria yang diduga merupakan tim ofisial Kamboja menghampiri Chourng Meng dan membawa sang pemain 'lari' dari lapangan.
Anehnya, pria yang diduga dari tim ofisial Kamboja itu menutupi wajah Chourng Meng, aksi tersebut pun viral di media sosial dan menjadi perbincangan para warganet.
Sebelumnya, Kamboja menjadi sorotan lantaran kasus bendera Indonesia terbalik, kursi hajatan di ruang ganti pemain, kamar atlet bocor, hingga prosesi penyerahan medali tanpa lampu.
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGHelita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews