Aplikasi E-PKK Tangsel Dilirik Penyangga IKN untuk Akselerasi Digital
Minggu, 14 Juni 2026 | 18:49
Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.
TANGERANGNEWS.com- Persita Tangerang harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari tuan rumah Persik Kediri pada lanjutan pekan kelima BRI Liga 1 2024/25 di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Rabu, 18 September 2024.
Gol tunggal yang dicetak oleh Ze Valente pada menit ke-22 melalui tendangan bebas berhasil membawa Persik Kediri keluar sebagai pemenang.
Setelah pertandingan, pelatih Persita Fabio Lefundes mengungkapkan kekecewaannya terhadap jalannya laga. Menurutnya, pertandingan tersebut jauh dari kata ideal, terlebih karena seringnya permainan terhenti.
"Saya masih tak menyadari apa yang terjadi disini, kami bermain buruk di babak pertama," ungkap Fabio Lefundes dalam keterangannya, Kamis, 19 September 2024
Di babak kedua, Lefundes mencoba melakukan perubahan dengan memasukkan pemain-pemain baru untuk meningkatkan agresivitas serangan. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Lefundes menyebutkan, permainan terganggu oleh banyaknya jeda, kemudian berdampak terhadap Persita yang kesulitan mengembangkan strategi.
"Dan di babak kedua layaknya seperti bukan pertandingan. Setiap satu menit lebih pertandingan harus berhenti, kami harus melakukan sesuatu tapi permainan berhenti," katanya.
Bagi Lefundes, situasi ini tidak baik bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Sebab, kata dia, ini bukan sepak bola yang seharusnya.
"Anda datang kesini untuk menjadikan sepakbola lebih baik lagi dan seperti yang kalian saksikan melihat pertandingan sama seperti ini. Dan setiap dua menit pertandingan berhenti, selalu berhenti," imbuhnya.
Sementara itu, pemain muda Persita, Yardan Yafi, mengajak rekan-rekannya untuk segera melupakan kekalahan ini dan fokus pada pertandingan selanjutnya.
"Buat pertandingan ini memang kami akui bermain buruk terutama di babak pertama. Tapi untuk hasil pertandingan ini kita harus bekerja keras di laga selanjutnya dan melupakan pertandingan ini," tutupnya.
Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.
TODAY TAGHobi memelihara burung berkicau ternyata tak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga membuka peluang rezeki yang menjanjikan.
Di tengah maraknya tren perawatan kulit (skincare) yang berkembang pesat di masyarakat, jaminan keamanan produk dan validitas berbasis bukti ilmiah kini menjadi prioritas utama yang tidak boleh ditawar.
Maraknya parkir liar yang masih menjamur di berbagai titik Kota Tangerang dinilai menjadi penyebab bocornya potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) miliaran rupiah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews