Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Setelah penantian panjang selama hampir enam bulan lamanya, Pendekar Cisadane akhirnya bisa kembali tampil di rumah kebanggaan yakni Indomilk Arena.
Persita akan menjamu Persik Kediri di pekan ke-22 BRI Liga 1 2024/25 pada hari Jumat 7 Februari 2025.
Terakhir kali Persita bermain di Indomilk Arena adalah pada musim 2023/24 lalu di laga terakhir atau pekan ke-34 melawan Bali United.
Setelah itu, Indomilk Arena menjalani renovasi yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan telah rampung sesuai jadwal yakni Desember 2024.
Namun, kini Indomilk Arena dipastikan telah siap kembali menggelar laga Liga 1.
Sebelumnya dalam 10 pertandingan kandang musim ini, tim asuhan Fabio Lefundes harus bermain di beberapa stadion di luar Tangerang. Seperti di Sultan Agung Bantul, Kapten I Wayan Dipta hingga Pakansari.
"Saya sudah sampaikan kepada para pemain untuk tampil lebih maksimal di hadapan suporter. Dan ketika kita bisa kembali ke indomilk Arena, tentu kita harus memanfaatkan hal tersebut," sebut Fabio Lefundes.
Ia berharap dukungan langsung dari para suporter agar Persita bisa meraih kemenangan di setiap laga kandang.
"Saya pikir dan tentu mereka para pemain akan menikmati pertandingan dengan banyak suporter, terutama bagi saya. Saya lebih ingin bermain dengan stadion yang penuh," ujarnya.
Ayo, berikan dukungan terbaik kalian agar Pendekar Cisadane bisa meraih hasil terbaik dalam setiap laga kandang musim ini. Dapatkan tiket pertandingannya hanya di situs resmi klub dan juga Persita App.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Peristiwa mencekam terjadi di Jalan Jombang Raya, Gang Buntu, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu 3 Mei 2026 siang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews