Connect With Us

Hanya Pimpin 8 Laga, PSSI Pecat Patrick Kluivert dari Pelatih Timnas Indonesia 

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 16 Oktober 2025 | 13:52

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan jajaran tim kepelatihan Tim Nasional Indonesia yang dipimpin oleh Patrick Kluivert. 

Keputusan ini diambil melalui mekanisme mutual termination atau kesepakatan bersama untuk mengakhiri kontrak lebih awal.

Kesepakatan tersebut ditandatangani antara PSSI dan para anggota tim kepelatihan yang sebelumnya memiliki kontrak berdurasi dua tahun. 

Keputusan ini ditempuh dengan pertimbangan dinamika internal serta arah strategis pembinaan sepak bola nasional ke depan. Dengan demikian, Kluivert dan stafnya tidak lagi menangani Timnas Indonesia di level senior, U23, maupun U20.

“PSSI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi dan dedikasi seluruh anggota tim kepelatihan selama masa tugasnya,” demikian pernyataan resmi PSSI, Kamis, Oktober 2025. 

PSSI menegaskan keputusan ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap program pengembangan sepak bola nasional.

Diketahui, Patrick Kluivert bersama dua asistennya yakni Alex Pastoor dan Denny Landzaat, mulai menangani Garuda pada awal 2025. 

Namun kiprah pelatih asal Belanda ini tidak berjalan mulus. Debut Kluivert ditandai kekalahan telak 1-5 dari Australia pada laga Maret lalu.

Ambisi untuk membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 pun pupus setelah dua kekalahan beruntun di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia melawan Irak dan Arab Saudi pada Oktober ini.

Secara keseluruhan, Kluivert hanya memimpin Indonesia dalam delapan pertandingan. Dari jumlah itu, Garuda meraih tiga kemenangan melawan Bahrain dan China pada Ronde 3 Kualifikasi, serta Taiwan di laga persahabatan FIFA Matchday September. Sisanya, Indonesia menelan empat kekalahan dan satu hasil imbang.

Daftar Laga Timnas Indonesia di Bawah Asuhan Patrick Kluivert 

20 Maret 2025: Australia 5-1 Indonesia

25 Maret 2025: Indonesia 1-0 Bahrain

5 Juni 2025: Indonesia 1-0 China

10 Juni 2025: Jepang 6-0 Indonesia

5 September 2025: Indonesia 6-0 Taiwan

8 September 2025: Indonesia 0-0 Lebanon

8 Oktober 2025: Indonesia 2-3 Arab Saudi

11 Oktober 2025: Irak 1-0 Indonesia

Dari delapan laga tersebut, skuad Garuda mencetak total 11 gol dan kebobolan 15 kali. Catatan tersebut jauh dari ekspektasi untuk gaya bermain menyerang yang ingin diterapkan Kluivert.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BANTEN
Anaknya Viral di X Gegara Diduga Pakai APBD untuk Bertemu Idol K-Pop, Harta Kekayaan Wagub Banten Dikorek Netizen

Anaknya Viral di X Gegara Diduga Pakai APBD untuk Bertemu Idol K-Pop, Harta Kekayaan Wagub Banten Dikorek Netizen

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:41

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah kembali menjadi sorotan publik.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill