Connect With Us

Persita Tumbang di Kandang Persebaya, Posisi Pendekar Cisadane Tergusur dari Lima Besar

Fahrul Dwi Putra | Senin, 6 April 2026 | 12:01

Persebaya Surabaya vs Persita Tangerang pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu 4 April 2026, (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- Persita Tangerang gagal membawa pulang poin dari lawatan ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026. 

Bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu 4 April 2026, malam. Pendekar Cisadane harus mengakui keunggulan tuan rumah usai kalah tipis 0-1.

Satu-satunya gol dalam pertandingan itu dicetak Francisco Rivera pada menit ke-62. Gol tersebut lahir setelah Persebaya memanfaatkan bola liar di depan gawang Persita.

Sejak awal pertandingan, Persebaya langsung menekan. Peluang pertama datang dari sundulan Mihailo Perovic, namun upaya itu masih mampu diamankan kiper Persita, Igor Rodrigues.

Pada menit ke-8, Aleksa Andrejic sempat lepas dari jebakan offside dan menusuk ke area pertahanan lawan. 

Meski sempat melewati beberapa pemain, pergerakannya akhirnya bisa dihentikan Leo Lelis sebelum menjadi ancaman serius.

Menjelang akhir babak pertama, Persebaya kembali memperoleh peluang lewat Riyan Ardiansyah pada menit ke-36. Namun Igor Rodrigues lagi-lagi tampil sigap menjaga gawangnya tetap aman. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Kebuntuan baru pecah di babak kedua. Gol Persebaya bermula dari aksi individu Catur Arief Pamungkas di sisi kanan yang berhasil menembus pertahanan Persita. 

Umpan yang dilepaskannya sempat dibuang pemain belakang, tetapi bola muntah justru jatuh ke kaki Francisco Rivera yang langsung menuntaskannya menjadi gol.

Setelah tertinggal, Persita berusaha meningkatkan intensitas serangan. Peluang terbaik datang di penghujung laga melalui sontekan Rayco Rodrigues. Namun bola hanya melenceng tipis dari gawang Andhika Ramadhani.

Hingga pertandingan berakhir, Persita tak mampu membalas. Kekalahan ini membuat posisi tim asuhan Carlos Pena turun dari peringkat kelima ke posisi keenam klasemen sementara.

Sedangkan Persebaya naik ke posisi lima dengan koleksi 42 poin, sementara Persita tertahan di peringkat enam dengan 41 poin. Persaingan papan atas pun semakin ketat memasuki fase akhir musim.

Pelatih Persita Carlos Pena mengaku kecewa karena menilai timnya pantas membawa pulang setidaknya satu poin dari Surabaya.

“Kami sangat kecewa dengan hasil ini. Karena menurut saya, kita layak untuk setidaknya membawa pulang poin dari laga ini,” ujar Coach Pena.

Ia menilai pertandingan berjalan seimbang, tetapi Persebaya lebih efektif memanfaatkan kesempatan di babak kedua.

“Menurut saya pertandingan berjalan dengan ketat, namun mereka lebih bisa memanfaatkan peluang dengan baik di babak kedua,” bebernya

Pena juga menyoroti minimnya peluang bersih yang didapat Persebaya, selain momen yang berujung gol.

“Catur menunjukkan kemampuan individu yang baik, tapi saya tak ingat peluang lain dari mereka.”

Di sisi lain, Persita sebenarnya juga memiliki kesempatan untuk mencetak gol, namun gagal memaksimalkannya.

“Kami juga memiliki peluang, satu dari Rayco. Satu lagi dari sepak pojok di babak kedua. Tapi kami tidak bisa memanfaatkannya. Jelas kami kecewa dengan hasil ini, tapi kami harus terus melangkah,” ungkapnya.

Menurut Pena, kegagalan utama Persita dalam laga ini terletak pada penyelesaian akhir yang tidak maksimal. 

Ia menilai timnya sudah menunjukkan karakter permainan yang kuat, tetapi tidak cukup tajam di depan gawang.

”Juga berusaha melakukan transisi, saya pikir musim ini Persita telah banyak berubah dalam apa yang kita jalani. Dan hari ini kami menunjukkan apa yang telah kami lakukan pada musim ini. Tapi kami tidak bisa mengonversi hal itu, hari ini akurasi kami tidak begitu baik. Maka dari itu kami tidak bisa mencetak gol,” pungkas Pena.

Persita akan mencoba bangkit pada pekan ke-27 saat menjamu Arema FC di Banten International Stadium, Jumat malam 10 April 2026.

PROPERTI
Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Kamis, 2 April 2026 | 10:54

Perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian. 

KOTA TANGERANG
Dari Kentongan Basah di Masa Kolonial, Begini Asal Nama Cikokol Kota Tangerang

Dari Kentongan Basah di Masa Kolonial, Begini Asal Nama Cikokol Kota Tangerang

Senin, 6 April 2026 | 11:48

Cikokol saat ini identik dengan kawasan sibuk lantaran wilayah ini dipenuhi pusat perdagangan, gedung-gedung, hingga akses jalan utama yang membuatnya dikenal sebagai salah satu titik paling strategis di Kota Tangerang.

WISATA
47 Ribu Orang Kunjungi Kawasan Wisata Kota Tangerang saat Libur Lebaran 2026, Wisata Air Paling Favorit

47 Ribu Orang Kunjungi Kawasan Wisata Kota Tangerang saat Libur Lebaran 2026, Wisata Air Paling Favorit

Kamis, 2 April 2026 | 16:47

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mencatat tingginya angka kunjungan masyarakat ke sejumlah destinasi wisata selama periode libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill