TANGERANGNEWS.com-Video para pelajar di SMK Voctech, Cimone, Kota Tangerang yang tampak seperti sedang ricuh viral di media sosial, Kamis 25 November 2021.
Ternyata, berdasarkan klarifikasi, insiden itu hanyalah euforia berlebihan yang dilakukan para pelajar saat peringatan Hari Guru Nasional 2021.
"Kami selaku murid SMK Voct 1 Tangerang, memohon maaf apabila ada kesalahan yang tidak berkenan di hati Anda, dan video yang viral di @tangerangnews, bahwasanya video itu benar adanya, tetapi tidak seperti tawuran ataupun anarkis, dan detailnya kami sedang merayakan hari guru," ujar Arif Maulana, siswa kelas 12 TITL 1 Voctech.
Para siswa di SMK Voctech hanya melakukan perayaan Hari Guru Nasional dengan berbagai perlombaan, bukan melakukan aksi anarkisme.
"Kami murid SMK Voct bernyanyi dan mengadakan lomba-lomba, mohon tidak memberikan asumsi yang tidak baik, dan jangan berkomentar jika tidak tahu detailnya bagaimana!" imbuhnya.
Adapun perlombaan Hari Guru Nasional di SMK Voctech berlangsung dengan lancar dan kondusif. Tidak ada aksi ricuh bahkan tawuran.
"Kejadian tadi berjalan dengan hikmat tanpa ada kendala apapun, setelah acara selesai guru-guru masuk ruangan mengadakan doa bersama," pungkasnya.
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, melantik dan mengambil sumpah janji jabatan terhadap 486 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.
Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""