Connect With Us

Pria Bersepeda Gunung Tewas di depan Minimarket

Bastian Putera Muda | Minggu, 25 Agustus 2013 | 18:41

Ilustrasi Mayat (Ist / Ist)




TANGSEL-Pria misterius ditemukan tak bernyawa di depan sebuah minimarket di Buaran, kelurahan Paku Jaya, Serpong Utara. Kejadian ini  menghebohkan warga sekitar.  

Pria  yang belum diketahui  identitasnya itu diduga tewas akibat  kelelahan setelah mengendarai  sepeda.

Pasalnya, sebelum peristiwa itu   sejumlah warga melihat pria yang  diperkirakan berusia 40 tahunan ini  memarkirkan sepeda gunung berwarna  biru di depan minimarket sekitar
pukul 08.00 WIB, Minggu (25/8).  

"Tadi sih korban masuk minimarket  untuk beli air mineral, " kata  saksimata, Jaya.

Usai membeli air mineral, kemudian  keluar dan minum di teras minimarket. Warga tak menduga jika, korban yang sedang menikmati istirahat sambil tiduran. Tapi ternyata, setelah beberapa lama, pria tersebut tidak bangun juga.

"Pas dilihat warga udah engga bergerak.  Meninggal," ucapnya.Warga pun langsung memanggil petugas  polisi. Petugas yang datang ke lokasi,  langsung membawa korban ke RSUD Tangerang untuk keperluan penyelidikan.

Dari ciri-ciri fisik, korban diketahui sudah berumur atau berusia paruh baya, dengan tinggi 160 cm dan berat badan 65 Kg.  Saat kejadian, korban mengenakan kaos  putih, celana pendek dan sepatu
cokelat. 


PROPERTI
Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:09

Sinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.

BANTEN
Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:05

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Tangerang Raya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang masih akan terjadi pada awal Februari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill