Connect With Us

Tukang Ojek Ciputat Nyaris Tewas Dirampok

Dira Derby | Selasa, 27 Agustus 2013 | 09:25

Ilustrasi Pisau Berdarah (istimewa / TangerangNews)

TANGERANG-Romli, 38, warga Ciputat, Kota Tangsel yang berprofesi sebagai tukang ojek nyaris tewas setelah seorang perampok yang berpura-pura sebagai penumpang menikamnya dengan pisau sangkur dari belakang.


Peristiwa penusukan ini terjadi pada Senin (26/8/2013) sekira pukul 04:00 WIB di kawasan Cinangka, Depok.

Peristiwa berawal ketika korban, Ramli, tukang ojek yang sering mangkal di Jalan KH Dewantara, Pamulang, Kota Tangsel mendapat penumpang yang minta diantar ke daerah Parung, Bogor.

Namun dalam perjalanan pelaku meminta untuk diantarkan ke daerah Duren Mekar, Bojong Sari, Kota Depok.

Sebelum sampai di tujuan, di tempat yang sepi, tiba-tiba korban ditusuk oleh pelaku dari belakang.

Korban mengalami sekali tusukan di leher, dan empat kali tusukan di punggung luka sedalam 15 cm.

Setelah menusuk korban dan meninggalkannya di lahan kosong Duren Mekar, pelaku membawa kabur sepeda motor korban Yamaha Jupiter MX warna biru Tahun 2000.

Peristiwa tersebut dilaporkan dan ditangani Polsek Sawangan. Dari lokasi, petugas mendapatkan barang bukti senjata tajam jenis sangkur yang masih berlumuran darah di tanah kosong tidak jauh dari korban.

BANDARA
Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:12

Menyikapi perkembangan situasi di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang memastikan operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.

KAB. TANGERANG
Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42

Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill