Connect With Us

Hindari KA, Bocah Dua Tahun Tewas Tenggelam di Sungai

| Rabu, 4 September 2013 | 19:34

Ilustrasi tenggelam. (tangerangnews / merdeka)



TANGSEL-Akibat menghindari kereta api yang lewat, seorang bocah berusia dua tahun tewas mengambang di sungai Cisadane. Rabu, (4/9).

Informasi yang dihimpun, saat kejadian, Selasa (3/9) korban yang digendong oleh ibunya, Mira yang tercatat warga RT 01/02, Serpong itu dari Cisauk menuju pasar Serpong dengan berjalan kaki melintasi jembatan rel KA.

Saat melintasi di tengah jembatan dengan berjalan kaki, KA dari arah Cisauk menuju stasiun Serpong melintas. Kontan, melihat KA lewat, Mira langsung menceburkan diri dari jembatan dengan ketinggian sekira 80 meter.

Pada saat berbarengan pula, korban yang digendong terlepas. Keduanya tercebur ke sungai Cisadane. Beruntung, Mira selamat karena dibantu warga yang berada dilokasi kejadian.    

Jasad Sulaiman baru ditemukan sehari kemudian, tak jauh dari tempat kejadian. Juki, saksimata yang juga paman korban mencari jasad korban. Saat ditemukan korban sudah tak bernyawa."Ibunya histeris melihat jasad anaknya yang sudah terbujur kaku," katanya. Akhirnya, jasad tubuh mungil Sulaiman dibawa ke rumah orang tuanya.
MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill