Connect With Us

Pemkot Tangsel Akan Berdayakan Warga 'Polisi'

| Kamis, 5 September 2013 | 17:36

Airin Rachmi Diany saat menjelaskan hasil pembangunan. (tangerangnews / humas Tangsel)



TANGERANG-Pemerintah Kota Tangsel akan memberdayakan masyarakat untuk menjadi ‘polisi wisata’ guna menjaga agar Kota Tangsel tidak menjadi sarang teroris.

 Selain itu juga hal tersebut berguna untuk menjaga sejumlah fasilitas umum, seperti taman dari kegiatan yang dapat merusak imej Tangsel sebagai Kota yang religious.

“Minggu depan kita akan melantik 100 warga untuk menjadi polisi wisata, seperti rekanan polisi begitu lah. Nantinya akan kita lengkapi dengan senter, sepeda dan baju seragam. Sebab, banyak aduan dari masyarakat kalau di taman kita seperti di Situ Gintung kini menjadi tempat pacaran,” terang Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, Kamis (5/9).

Airin juga berharap kepada warga yang menjadi ‘polisi wisata’ tersebut bisa berguna juga untuk menginformasikan kepada petugas kepolisian jika ada kegiatan masyarakat yang dicurigai sebagai kelompok teroris. “Ya sekalin juga itu,” tandasnya.

 
AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

PROPERTI
Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Kamis, 2 April 2026 | 10:54

Perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian. 

NASIONAL
Bos Buruh Peringatkan Badai PHK Tiga Bulan ke Depan, Ini Dua Penyebabnya

Bos Buruh Peringatkan Badai PHK Tiga Bulan ke Depan, Ini Dua Penyebabnya

Senin, 6 April 2026 | 19:41

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal memperingatkan potensi gelombang pemutusan hubungan kerja atau PHK dalam tiga bulan ke depan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill