Connect With Us

Caleg Nilai ada tebang pilih tertibkan atribut

Bastian | Rabu, 25 September 2013 | 16:41

Penertiban Atribut (Bastian Putera Muda / TangerangNews)



TANGSEL-Calon Legislatif (Caleg) menuding Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tangsel tebang pilih dalam menertibkan atribut. Hingga kini, masih banyak atribut parpol dan caleg yang terpasang di jalan protokol. Namun, Pawaslu Kota setempat membantah jika pihaknya dibilang tebang pilih.

Ketua Panwaslu Kota Tangsel, Engelhartia Bhayangkara menuturkan,  pihaknya tidak tebang pilih dalam menertibkan atribut parpol. Diakui, hingga kini masih ada dua titik wilayah yang belum ditertibkan.

"Kita tidak tebang pilih. Pasti kita akan tertibkan atribut yang melanggar," katanya.

Pihaknya sudah mengawasi adanya atribut yang melanggar dan bakal ditertibkan bersama Satpol PP Kota Tangsel dengan membentuk satgas.

"Soal zonasi pemasangan atribut kan sudah jelas diatur. Ada 17 titik dilarang dipasang atribut," terangnya.

Menurutnya, Panwaslu Kota Tangsel sudah memberikan imbauan kepada masyarakat soal atribut parpol tersebut. Imbauan tersebut berisi, jika masyarakat mulai terganggu dengan adanya atribut parpol, bisa langsung melapor ke Panwaslu.

"Masyarakat juga berperan aktif dalam hal ini. Jika melihat atribut melanggar segera laporkan. Nah, jika masyarakat gerah dengan adanya atribut, bisa juga dilaporkan," ucapnya.

Kepala Satpol PP Kota Tangsel Azhar Syamun mengatakan,  sudah berkoordinasi dengan Panwaslu soal Satgas Gabungan. Anggota Satgas Gabungan tersebut terdiri dari anggota Panwaslu, KPU dan Satpol PP.

"Kami hanya membantu menertibkan atribut yang dianggap melanggar," ujar mantan Kepala Kantor Pemadam Kebakaran itu.

Hingga kini, sambung Azhar Satpol PP Kota Tangsel juga masih menunggu Peraturan KPU soal pembatasan pemasangan atribut parpol di setiap wilayah. Jika peraturan tersebut sudah ada, pihaknya siap menertibkan atribut parpol yang kini masih terpasang.

"Ada peraturan KPU yang membatasi pemasangan atribut di setiap wilayah. Satu caleg nanti dibatasi jumlah atributnya di setiap wilayah," katanya. 
KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

HIBURAN
Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36

ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill