Connect With Us

Pemkot Tangsel Siap Terima Aset Tahap Dua

Bastian Putera Muda | Selasa, 1 Oktober 2013 | 15:33

Peta Tangsel (ist / ist)


TANGSEL-Pemkot Tangsel meminta Pemkab Tangsel untuk secepatnya menyerahkan aset tahap kedua secara resmi. Hal ini menyusul pembenahan aset yang ditengah dilakukan Pemkot setempat.

Diketahui, pada Senin (30/9), Pemkab Tangerang bersama DPRD setempat telah mengesahkan aset sebesar Rp 7,7 miliar melalui rapat paripurna.

Aset senilai Rp 7,7 milair tersebut berupa jalan, irigasi dan peralatan teknis .  

Kabid Aset, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tangsel Fuad mengatakan,  pihaknya telah mendengar aset yang bakal diserahkan kepada Pemkot Tangsel.

Selanjutnya, Pemkot Tangsel bakal mengangendakan penyerahan kepada kedua pimpinan daerah.

“Siang ini rencananya saya ke Pemkab Tangerang untuk berkoordinasi penyerahan aset,” ungkapnya, Selasa (1/10).

Dikatakan, sebelumnya 2010 sudah dilakukan penyerahan tahap pertama yang diserahkan Bupati Tangerang Ismet Iskandar kepada Penjabat Tangsel Eutik Suarta senilai Rp 1,3 triliun.

Aset tersebut berupa peralatan mesin Rp 54 miliar, tanah senilai Rp 789 miliar, gedung dan bangunan sebesar Rp 256 miliar, jalan irigasi dan jaringan senilai Rp 230 miliar serta aset tetap lainnya sebsear Rp 5 miliar.

“Yang tahap kedua ini yang diserahkan belum termasuk RS Assobirin, lapangan Soft Ball dan pasar tradisional,” katanya.

Untuk, kata dia, penyerahan aset bangunan dan tanah RS Asshobirin masih bermasalah. Sehingga tidak bisa langsung diserahkan. Permasalahan RS yang berlokasi di Jalan Raya Serpong karena adanya sengketa tanah.

“Urusannya belum selesai dengan Pemkab Tangerang. Saya cuma tau sedikit permasalahan RS Asshobirin. Itu kan urusan Pemkab Tangerang,” ujarnya.
KAB. TANGERANG
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Curanmor yang Todongkan Senpi di Cikupa Tangerang

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Curanmor yang Todongkan Senpi di Cikupa Tangerang

Senin, 9 Februari 2026 | 23:31

Polisi telah mendapatkan identitas pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menodongkan benda diduga senjata api (senpi) karena kepergok warga saat beraksi di Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

NASIONAL
Pria Asal Tangerang Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik di Kamar Kos Bandar Lampung

Pria Asal Tangerang Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik di Kamar Kos Bandar Lampung

Senin, 9 Februari 2026 | 16:54

Penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan menggerkan warga di Kecamatan Untung, Bandar Lampung.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill