Connect With Us

Kantor Kelurahan di Tangsel Tergenang

Bastian Putera Muda | Rabu, 13 November 2013 | 18:56

Sejumlah pegawai kelurahan sedang membersihkan kantornya (Bastian / TangerangNews)


TANGSEL-Hujan yang mengguyur Kota Tangsel membuat kantor kelurahan Rawa Buntu, Serpong tergenang air. Akibatnya, pelayanan masyarakat pun terganggu.

Air hujan yang menggenangi seluruh halaman kantor kelurahan berada di Jalan Raya Rawa Buntu , Serpong, Kota Tangsel tersebut. Bahkan, air masuk ke sejumlah ruang pelayanan. Sejumlah pegawai kelurahan, dengan alat seadanya membersihkan genangan air yang masuk ke dalam gedung.
      
Sekretaris Lurah Rawa Buntu Muhammad Soleh mengatakan,  kantor Kelurahan terendam banjir setinggi lima sentimeter. Air merendam kantor tersebut mulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 15.30 WIB.

"Terpaksa seluruh staf bersih-bersih dahulu sampai tidak ada genangan air lagi," ungkapnya, Rabu, (13/11).


Dikatakan, sepanjang tahun 2013 ini saja kantornya sudah terendam belasan kali.  Pasalnya, hampir setiap hujan deras turun wilayah air tergenangan karena posisi geudng kelurahan berada dibawah dari jalan raya.


"Setiap kali hujan air ruangan selalu tergenang, ini karena tidak adanya saluran pembuangan air," terangnya.


Akibat genagan air, kata dia, menghambat pelayanan kepada masyaralat yang mengurus surat kependudukan maupun keperluan lainnya. "Pelayanan kepada warga juga menjadi terhambat," ucapnya.

 
BISNIS
Meski Sudah Diambil Alih, Shell Indonesia Pastikan SPBU Tetap Beroperasi Normal

Meski Sudah Diambil Alih, Shell Indonesia Pastikan SPBU Tetap Beroperasi Normal

Jumat, 23 Mei 2025 | 11:13

PT Shell Indonesia resmi mengumumkan pengalihan kepemilikan bisnis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia.

HIBURAN
Unik, Mie Kangkung Johan di Kota Tangerang Jadi Incaran Pecinta Kuliner Klasik 

Unik, Mie Kangkung Johan di Kota Tangerang Jadi Incaran Pecinta Kuliner Klasik 

Sabtu, 24 Mei 2025 | 17:00

Di balik banyaknya kuliner dari luar negeri yang semakin menjamur, ada satu sajian legendaris yang mulai langka namun tetap dirindukan, yakni mie kangkung

OPINI
Data adalah Aset Strategis Bangsa, Bukan Sekadar Angka

Data adalah Aset Strategis Bangsa, Bukan Sekadar Angka

Selasa, 20 Mei 2025 | 15:01

Di tengah gelombang transformasi digital, kita sedang menghadapi realitas baru: data menjadi komoditas paling berharga. Istilah “data is the new oil” tidak lagi sekadar jargon teknologi, tapi telah menjadi kenyataan ekonomi dan politik global.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill