Connect With Us

Ada Uang Rp200 Juta di Markas Teroris Ciputat, Polisi Yakin dari BRI Panongan

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 1 Januari 2014 | 17:41

Tas berisi bahan peledak ditinggal di Warteg Panongan (Jangkar / TangerangNews)


TANGERANGNEWS.com-Polisi meyakini teroris yang disergap di Kampung Sawah, Ciputat, Selasa malam hingga Rabu dini hari, terkait dengan insiden penemuan bom di sebuah warteg di Panongan, Kabupaten Tangerang, Selasa 24 Desember lalu.

"Diduga kuat mereka ini terkait dengan bom warteg," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, seperti dikutip dari Antara.

Boy mengatakan ada kemiripan spesifikasi antara sejumlah rangkaian bom yang ditemukan di lokasi penggerebekan dengan bom warteg itu.

Belum lagi, lanjut Boy, usai penggerebekan itu polisi menemukan uang tunai senilai Rp200 juta dalam bentuk ikatan.

Ia menduga ada keterkaitan jumlah uang yang ditemukan tersebut dengan perampokan di Bank BRI Panongan, Tangerang. Apalagi dalam perampokan tersebut, kerugian diperkirakan mencapai Rp300 juta.

"Ada uang Rp200 juta, masih dalam ikatan. Patut diduga itu uang dari mana. Kami menduga ada keterkaitan dengan perampokan BRI di Tangerang," ujarnya.

Selasa (24/12) sekitar pukul 16.00 WIB, seorang pembeli di Warteg Gita 2, di Jalan Raya Koleret, Kampung Ranca Serdang, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, meninggalkan sebuah tas hitam.

Keesokan harinya tas tersebut dilaporkan ke polisi. Setelah diperiksa polisi, dalam tas tersebut ditemukan dua benda yang diduga bom rakitan.

Bom pipa rakitan tersebut berupa pipa PVC 12 cm, diameter lima cm, dililit lakban dan terdapat paku baterai dan kabel. Benda kedua berupa pipa besi 10 cm berdiameter empat cm yang dililit dengan lakban. (RAZ)

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

NASIONAL
Atasi Banjir Kali Angke, Pemprov DKI dan Banten Sepakat Kelola Bendungan Polor

Atasi Banjir Kali Angke, Pemprov DKI dan Banten Sepakat Kelola Bendungan Polor

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:02

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Pemprov Banten sepakat mengelola Bendungan Polor Kali Angke untuk mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah Tangerang hingga Jakarta.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANDARA
Cuma Rp3.500, Transjabodetabek Rute Terminal Blok M-Bandara Soetta Beroperasi Pekan Depan

Cuma Rp3.500, Transjabodetabek Rute Terminal Blok M-Bandara Soetta Beroperasi Pekan Depan

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:59

Rute baru Transjabodetabek yang menghubungkan Terminal Blok M-Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) bakal resmi beroperasi pekan depan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill