Connect With Us

Ditilang Ngaku Teroris, Pemotor di Tangsel Diamankan Polisi

Yudi Adiyatna | Kamis, 14 Maret 2019 | 15:00

Perempatan lampu merah German Centre,BSD, Serpong. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pengendara motor diamankan lantaran mengaku-ngaku sebagai seorang teroris sambil berteriak, saat hendak ditilang oleh anggota Satlantas Polres Tangsel.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WiB di perempatan lampu merah German Centre, BSD, Serpong. Saat itu seorang petugas Satlantas memberhentikan pengendara yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi B 3316 NZB, karena tidak mengenakan helm.

Namun bukannya berhenti saat saat distop petugas, pengendara tersebut malah berteriak-teriak dan mengatakan bahwa dia anggota kelompok teroris dunia yang membawa sejumlah bom. Sontak pengendara lain yang berada di lokasi, sempat panik.

"Saat diamankan, pelanggar berteriak 'Saya ini Teroris. Saya Teroris Yang Kelompok Ngebom Sarinah Anak Buah Amrozi'," tutur Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mencontohkan teriakan korban.

Pengendara yang belum diketahui identitasnya ini pun kemudian digelandang ke Mapolres Tangsel untuk dilakukan pemeriksaan. "Sedang dilakukan pemeriksaan terhadap identitasnya dan kendaraan yang digunakan," kata Alex.(RAZ/RGI)

TANGSEL
HPN 2026, Wakil Wali Kota Tangsel Ajak Insan Pers Ikut Kelola Sampah

HPN 2026, Wakil Wali Kota Tangsel Ajak Insan Pers Ikut Kelola Sampah

Senin, 2 Februari 2026 | 16:23

Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan, melontarkan ajakan khusus kepada insan pers.

OPINI
Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:10

Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill