Tahanan Kasus Narkoba Polresta Tangerang Meninggal di RS Polri Akibat Sakit
Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:07
Seorang tahanan Polresta Tangerang dengan inisial HW meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pengendara motor diamankan lantaran mengaku-ngaku sebagai seorang teroris sambil berteriak, saat hendak ditilang oleh anggota Satlantas Polres Tangsel.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WiB di perempatan lampu merah German Centre, BSD, Serpong. Saat itu seorang petugas Satlantas memberhentikan pengendara yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi B 3316 NZB, karena tidak mengenakan helm.
Namun bukannya berhenti saat saat distop petugas, pengendara tersebut malah berteriak-teriak dan mengatakan bahwa dia anggota kelompok teroris dunia yang membawa sejumlah bom. Sontak pengendara lain yang berada di lokasi, sempat panik.
"Saat diamankan, pelanggar berteriak 'Saya ini Teroris. Saya Teroris Yang Kelompok Ngebom Sarinah Anak Buah Amrozi'," tutur Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mencontohkan teriakan korban.
Pengendara yang belum diketahui identitasnya ini pun kemudian digelandang ke Mapolres Tangsel untuk dilakukan pemeriksaan. "Sedang dilakukan pemeriksaan terhadap identitasnya dan kendaraan yang digunakan," kata Alex.(RAZ/RGI)
Seorang tahanan Polresta Tangerang dengan inisial HW meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.
TODAY TAGPengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.
Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews