Connect With Us

Simpan Motor di Kebon Kosong, 3 Perampok Bersenpi Ketahuan Warga

Bastian Putera Muda | Jumat, 10 Januari 2014 | 18:29

ilustrasi senpi (tangerangnews / tangerangnews)

TANGSEL-Ada saja ulah pelaku tindak kriminal.

Untuk memuluskan rencananya merampok, menaruh motor yang akan membawanya melarikan diri di kebun kosong pun dilakukannya.

Sialnya, warga malah curiga karena melihat motor yang disembunyikan di kebun kosong itu. Peristiwa yang terjadi di  Jalan Kayu Manis 1 RT 04/02 Kelurahan Pondok Cabe Udik, Pamulang Kota Tangsel itu pun gagal diesksekusi pelaku.

Ya, meski salah satu dari mereka diduga bersenjata api dan hendak merampok rumah mewah di daerah itu, tetapi ketika para pelaku sudah memanjat rumah mewah itu, warga sudah banyak menunggu ketiganya keluar. "Warga ada yang curiga karena ada motor yang diparkir di kebun kosong berjarak sekira 120 meter dari rumah korban," ujar Billy tetangga korban.   

Setelah itu, ketiga pelaku memanjat pagar rumah korban bernama Franky. Warga yang curiga memberitahu pemilik rumah. Setelah terbangun, pemilik rumah terbangun dan mengejar maling tersebut. 

Karena panik sudah dikepung warga, salahseorang pelaku mengeluarkan senjata api dan meletuskan tembakan ke arah atas.Namun, warga tak justru mengejar yang menggunakan senpi.  Sedangkan  kedua pelaku lainnya berhasil melarikan diri.  

Kapolsek Pamulang Kompol M. Nasir membenarkan adanya kejadian tersebut. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Jumat (9/1).

"Satu pelaku berhasil dibekuk warga dan sekarang ada di tahanan Mapolsek Pamulang," katanya.  Menurutnya salahsatu pelaku perampokan tersebut melakukan aksinya dengan menggunakan senjata api rakitan. 

"Jenisnya colt rakitan yang berhasil diamankan petugas," ujarnya. Selain senpi, petugas juga mengamankan barang bukti berupa, dua  buah ponsel BlackBerry sebanyak 1 unit, kemudian jam tangan 1 unit, lap top 1 unit,  samsung galaxy Tab, dan seekor  burung berharga jutaan rupiah.
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

KAB. TANGERANG
Gerakan Pangan Murah Kabupaten Tangerang Kembali Hadir, Beras 5 Kg Cuma Rp24.500

Gerakan Pangan Murah Kabupaten Tangerang Kembali Hadir, Beras 5 Kg Cuma Rp24.500

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:21

Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali digelar di halaman Gedung Usaha Daerah (GUD) Tigaraksa, Kamis 15 Oktober 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill