Connect With Us

Gudang Oplosan Gas di Tangsel Digerebek

Rusli | Sabtu, 8 Februari 2014 | 10:34

Gudang pengoplos gas elpiji (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGSEL-Gudang oplosan gas yang diduga beromzet ratusan juta per hari, di di kampung Kademangan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel) digerebek Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tangsel, Jumat (8/2).
 
 “Dalam waktu sepekan ini, tempat ini harus segera ditutup, karena merugikan dan membahayakan masyarakat,” kata Kadis Indag Tangsel, Muhammmad.
 
Dilokasi ini petugas berhasil menemukan empat buah kendaraan beserta ratusan tabung gas 50 kilogram dan tiga kilogram yang telah berada di atas kendaraan.
 
Salah satu pengusaha restoran di bilangan Tangsel, Iwan mengaku cukup kaget sekali mengetahui adanya oplosan gas tiga kilogram menjadi limapuluh kilogram. “Kalau dari tiga kilogram dioplos menjadi 12 kilo, saya pernah mendengar. Tapi, kalau yang ini baru tahu,” ujarnya.
 
Iwan mengaku khawatir, karena tempat usahanya mengunakan gas 50 kilo. “Jelas mas saya khawatir sekali, saya minta aparat hukum segera menutup dan menangkap pelaku pengoplosan, karena membahayakan jiwa kami,” cemasnya.
KOTA TANGERANG
KONI Kota Tangerang Evaluasi Program, Mantapkan Persiapan Porprov

KONI Kota Tangerang Evaluasi Program, Mantapkan Persiapan Porprov

Minggu, 12 Juli 2026 | 11:49

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang terus mematangkan langkah menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten yang akan digelar di Kota Tangerang Selatan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar rapat pengurus

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill