Connect With Us

Geram Kota Tangsel Dukung Jokowi-JK

Bastian Putera Muda | Senin, 23 Juni 2014 | 09:33

Pendukung Jokowi-JK di Tangerang Selatan (Bastian / TangerangNews)

 
TANGSEL-Berangkat dari keprihatinan beberapa elemen masyarakat di Kota Tangsel  terhadap hasil survei yang menyatakan,  bahwa  elektabilitas pasangan capres/cawapres nomor  urut dua Joko Widodo-Yusuf Kalla di Banten masih rendah.
 
Untuk itu, dideklarasikannya Gerakan Revolusi Mental (Geram) Kota Tangsel untuk meningkatkan elektibilitas dan dukungan terhadap pasangan capres nomor dua pada pilpres 9 juli mendatang. 
 
Ketua Geram Kota Tangsel Hartono Warsito  mengatakan,  Geram yang dideklarasikan terisikan  relawan dari berbagai elemen masyarakat, komunitas serta tokoh agama. Bahkan, bakal  mendirikan simpul-simpul relawan di setiap RW di 54 kelurahan yang ada di Kota Tangsel.
 
"Alasan kami mendukung Jokowi-JK karena track recordnya bagus, siap kerja keras, merakyat,  sederhana serta dekat dengan 'wong cilik', " ungkapnya, Minggu (21/6).
 
Dikatakan relawan Jokowi-JK siap tempur untuk memenangkan dan menyukseskan pasangan tersebut untuk menjadi presiden di Indonesia. 
 
"Kita menargetkan 59 persen suara untuk Jokowi-JK," katanya. 
 
Pihaknya mengecam adanya demokrasi transaksional. Artinya, warga yang memiliki hak  pilih tidak untuk tidak dihargai dengan uang. Hak pilih harus datang dari hati nurani. 
 
"Kita akan rubah paradigma masyarakat yang masih transaksional pada pilpres ini. Ini untuk  memilih figur presiden yang akan datang. Masa depan bangsa ada di tangan rakyat," katanya. 
 
Seknas Koalisi Indonesia Hebat Edi Wahyudi mengajak relawan untuk tidak mendukung hanya  dari spanduk maupun iklan politik. Namun, datang dari hati nurani. Ia pun mengapresiasikan  terbentuknya Geram Kota Tangsel untuk berjuang memenangkan pasangan Jokowi-JK.  
 
"Kita sudah punya 7.500 rumah koalisi di seluruh Indonesia," ucapnya. 
 
Menurutnya, kemarin hasil survei pasangan Jokowi-JK untuk provinsi Jawa  Barat, DKI Jakarta dan Banten mulai meningkat. Sebelumnya, hasil survei berada dibawah capres Prabowo-Hatta. 
 
"Kami juga membentuk satgas pengawas dan monitoring untuk menyukseskan Pilpres pada 9  Juli mendatang. Kita harus tenang dan jangan terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak  bertanggung jawab," terangnya.
 
 
TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

KOTA TANGERANG
39,7 Ton Sampah Diangkut dari Aliran Kali Sabi Tangerang untuk Cegah Banjir

39,7 Ton Sampah Diangkut dari Aliran Kali Sabi Tangerang untuk Cegah Banjir

Sabtu, 23 Mei 2026 | 21:51

Sebanyak 39,7 ton sampah berhasil diangkut dari aliran Kali Sabi, Kelurahan Cibodas, Kota Tangerang, dalam aksi pembersihan massal yang berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill