Connect With Us

Pemkot Tangsel Dipolisikan

Bastian Putera Muda | Senin, 30 Juni 2014 | 18:42

ilustrasi uang (istimewa / TangerangNews)


TANGSEL-Lantaran proyek pembangunan SDN Pondok Cabe Ilir SDN 1 dan 2 Pamulang, Kota Tangsel mangkrak. Warga melaporkan Pemkot Tangsel melalui Dinas Tata Kota Bangunan dan Pemukiman ke Polres Jakarta Selatan.

Masyarakat mencurigai proyek senilai Rp 5 miliar tersebut tidak diselesaikan dengan baik. Bahkan, bangunan fisik tidak mencapai 50 persen.

Atas laporan tersebut, Polres Jaksel memanggil perwakilan Dinas Tata Kota Banguanan dan Pemukiman pada minggu (29/6).

"Warga curiga proyek pembangunan SDN tidak selesai. Nilai proyeknya Rp5 miliar, tapi hasilnya malah hanya sekat-sekat ruang kelas saja," kata Humas Polres Jaksel Kompol Aswin, Senin (30/6).

‪Kemudian pada Senin (30/6) Polres Jaksel memanggil Dinas Tata Kota Pembangunan dan Pemukiman untuk dimintai keterangan dan untuk memenuhi panggilan. Namun, pihaknya enggan memberikan keterangan lebih lanjut.

"Hasil keterangan yang diberikan pihak Pemkot Tangsel masih kami dalami. Hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan," ucapnya.

‪Kepala Bidang Pembangunan, Dinas Tata Kota Bangunan dan Pemukiman Kota Tangsel Muqodas mengakui jika ada pemanggilan dari Mapolres Jaksel terkait aduan warga berhentinya pembangunan SDN Pondok Cabe Ilir 1 dan 2 di Kecamatan Pamulang.

‪"Mereka curiga kok Rp5 miliar pada papan proyek, hasilnya hanya kolom-kolom atau kotak kerangka kelas. Kemudian hanya kolom lantai dan sedikit dinding," ucapnya.

Menurutnya , pembangunan di kedua sekolah tersebut hanya selesai 38 persen dari nilai kontrak Rp5 miliar. Sehingga, Pemkot Tangsel menjatuhkan sanksi berupa pemutusan kontrak kepada kontraktor yang dinilai lalai atau wanprestasi.

‪"Jadi, bukan Rp5 miliar hanya untuk membangun kolom-kolom itu saja. Melainkan, pembangunan SD negeri tersebut belum selesai, dan kontraktor kami putus kontrak karena lalai," tegasnya.
 
SPORT
Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:55

Timnas Indonesia U-23 dari Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, diisukan absen. Pasalnya, hanya tim peserta Piala Asia U-23 2026 yang berhak tampil di ajang multi-event terbesar se-Asia itu

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

KAB. TANGERANG
Dalam Sepekan 3 Pemotor Tewas Kecelakaan di Jalan Raya Pasar Kemis, Polisi Selidiki Unsur Kelalaian Pemprov

Dalam Sepekan 3 Pemotor Tewas Kecelakaan di Jalan Raya Pasar Kemis, Polisi Selidiki Unsur Kelalaian Pemprov

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:56

Dalam sepekan terakhir, Polresta Tangerang mencatat tiga peristiwa kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill