Connect With Us

Begal Motor di Pondok Aren Dipindah ke Lapas Anak

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 24 Maret 2015 | 15:14

Tato GBR ditangan kiri pelaku pembegalan di Pondok Arena yang dibakar massa. (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGERANGNEWS.com-Puguh Dewanto salah seorang pelaku begal motor pada Selasa (24/3) pagi tadi sudah tidak terlihat lagi terlihat di ruang tahanan Mapolsek Pondok Aren, Kota Tangsel. Rupanya Puguh sudah dipindahkan ke Lapas anak Tangerang, hal itu dibenarkan oleh Kanit Reskrim Pondok Aren, IPTU Agung Aji.

"Karena masih anak-anak, maka sesuai peraturan. Polisi hanya berwenang melakukan proses penyelidikan terhadap Puguh selama 15 hari, setelah itu kita lemparkan berkasnya ke Kejaksaan, sekarang sudah di lapas Anak Tangerang," ungkap Agung.

Tersangka Puguh diketahui belum genap 17 tahun, pemuda yang diketahui tinggal di kelurahan Larangan Indah, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang itu diciduk pihak kepolisian di Subang , Jawa Barat pada 3 Maret lalu.

 

 

Puguh adalah salah satu anggota kompolotan begal Pondok Karya, Pondok Aren, Selasa 24 Februari 2015 lalu.

Kejadian ini sempat menyedot perhatian publik, pasalnya salah satu dari anggota mereka, Hendriyansyah tewas dibakar massa hidup-hidup.

Sementara tiga pelaku lainnya yang masih menjadi tahanan Polsek Pondok Aren adalah, Nahar alias Celeng, Nandar alias Unyil dan Noval. Pihak kepolisian sampai saat ini masih memburu satu pelaku lainnya yang masih buron berinisial B.

Para pelaku tindak pencurian dengan kekerasan ini akan dikenakan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman 12 tahun penjara.

" Puguh juga pasalnya sama, hanya karena masih anak-anak proses peradilannya berbeda," tutup Agung saat ditemui di ruangannya. (RAZ)

BANTEN
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Senin, 14 September 2026 | 21:42

Pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill