Connect With Us

Pemberitaan RS Omni-Prita Capai 400 Ribu

| Rabu, 7 Oktober 2009 | 17:26

TANGERANGNEWS-Pemberitaan kasus pencemaran nama baik antara RS Omni Internasional dengan Prita Mulyasari mencapai 400 ribu halaman di website mesin pencari Google. Jumlah pemberitaan tersebut terus naik sejak terekspos di media bulan Juni 2009 lalu. Hal itu diungkapkan pakar bidang IT dari universitas Indonesia (UI), Wahyu Catur Wibowo, saat menjadi saksi ahli dalam sidang lanjutan Prita mulyasari di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (07/10). “Padahal sebelum ada kasus ini, informasi tentang RS Omni di Google hanya 36 halaman. Namun sekarang sudah 400 ribuan, untuk berita RS Omni tanpa Prita ada 108 ribu halaman dan untuk berita RS Omni tanpa kasus hukum ada 92 ribu,” kata Wahyu. Meningkatnya jumlah pemberitaan tersebut, kata Wahyu, dikarenakan informasi yang terdapat pada internet bersifat terbuka, sehingga bisa didapat oleh siapa saja. “Tidak ada keterbatasan dalam Internet,” terangnya.(rangga)
OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:34

Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill