Connect With Us

Bayar Bacan Pakai Cek Kosong, 2 Saudara Diringkus di Tangerang

Sumber Humas Polda | Senin, 29 Juni 2015 | 12:45

Ilustrasi Batu Bacan (Sumber Google / TangerangNews)


TANGERANG SELATAN- Dua pemuda bersaudara diringkus jajaran Polsek Metro Kalideres, Jakarta Barat. Hendri Prasetyo, 33, dan adik iparnya, Asep Indrayana, 33, diringkus usai melakukan penipuan dalam transaksi jual beli batu akik jenis bacan senilai Rp200 juta.

Kapolsek Metro Kalideres, Kompol Dermawan Karosekali mengatakan, terungkapnya kasus ini bermula saat David Marbun, 28, mempostingkan batu jenis bacan seberat 8,6 kilogram pada hari Senin 22 Juni 2015 di situs jual beli online.

Tak lama setelah mempostingkan jualan itu, David kemudian dihubungi oleh kedua pelaku yang tertarik dengan batu asal Ternate itu. Ketiganya pun menyepakati transaksi batu sebesar Rp200 juta. Pembayaran batu bacan pun menggunakan cek salah satu Bank swasta dengan kode no FN 3777750.

"Tapi setelah dicairkan ternyata cek tersebut kosong, korban pun kemudian melaporkan hal ini ke kami," ungkap Kapolsek, Minggu (28/6/2015).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Metro Kalideres, AKP Khoiri mengatakan, usai mendapatkan laporan dari korban David pihaknya langsung melakukan penyidikan dan berhasil mengamankan kedua pelaku dari kawasan BSD Tangerang Selatan, Banten, pada Jumat malam setelah dijebak oleh korbannya.

Kepada polisi, lanjut AKP Khoiri, pelaku mengatakan sudah menjual sebagian batunya seberat 1,3 kilogram seharga Rp25 juta di daerah Bandung, Jawa Barat. "Tapi pembeli Bandung baru membayar Rp2,5 juta saja," ujarnya.

Atas perbuatannya, dua bersaudara ini terancam melanggar Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill